Pembayaran Ganti Rugi Tanah Tol di Lima Wilayah Harus Dipercepat

Kompas.com - 08/09/2020, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Budi Harimawan Semihardjo meminta, proses pengadaan tanah, termasuk pembayaran uang ganti rugi dipercepat.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan jalan tol di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sulawesi.

Saat ini, kata Budi, pembayaran untuk pengadaan tanah di Provinsi Banten sudah mencapai 85 persen, DKI Jakarta sebesar 72 persen, Jawa Barat sebesar 56 persen, Sulawesi dan Kalimantan masing-masing sebesar 97 persen.

Budi menambahkan, permasalahan yang terjadi secara umum terkait tanah lainnya seperti tanah wakaf, tanah kas desa, dan tanah instansi.

"Di mana dalam eksekusinya ini izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan kebijakan yang berbeda setiap instansi sehingga memperlambat proses," terang Budi seperti dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Selasa (8/9/2020).

Maka dari itu, pihaknya berharap dukungan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sehingga proyek pembangunan jalan tol terselesaikan.

Baca juga: Pengadaan Tanah Kerap Terhambat, Pemerintah Andalkan UU 2/2012

Menanggapi hal ini, Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Pengadaan Tanah Arie Yuriwin akan membantu peneyelesaian permasalahan tersebut untuk melancarkan proses pembangunan jalan tol. 

"Kepada jajaran Kementerian ATR/BPN khususnya Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Pertanahan (Kantah) untuk percepat koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan nanti akan dibuatkan surat tertulis dari Kementerian ATR/BPN untuk kepala daerah setempat guna mempercepat proses pembangunan jalan tol ini," tutur Arie.

Adapun, Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN), Qoswara mengatakan, LMAN telah membayarkan sebanyak Rp 7,7 triliun untuk pembayaran jalan tol.

Menurut Qoswara, angka tersebut terbilang cukup besar untuk membantu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ketika mengalami permasalahan arus kas pada masa Pandemi ini. 

"Ini semua tidak terlepas dari kerja sama semua pihak terutama BPN, PPK yang sudah berkolaborasi sehingga kita dapat membayarkan sebesar Rp 7,7 triliun di masa Pandemi (Covid-19) ini," tutup Qoswara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permintaan Meningkat, Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Kota Semarang

Permintaan Meningkat, Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Kota Semarang

Perumahan
Bagaimana Progres Pembangunan Jalan Tol  Binjai-Pangkalan Brandan?

Bagaimana Progres Pembangunan Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan?

Konstruksi
 Gandeng China, Nepal Akan Bangun Jaringan Kereta Api Lintas Himalaya

Gandeng China, Nepal Akan Bangun Jaringan Kereta Api Lintas Himalaya

Konstruksi
Hingga Tahun 2023 Jakarta Akan Punya 7 Gedung Kantor Baru

Hingga Tahun 2023 Jakarta Akan Punya 7 Gedung Kantor Baru

Perkantoran
Akui Sinergi BUMN Matikan Swasta, Erick Thohir Bakal Bangun Ekosistem Kerakyatan

Akui Sinergi BUMN Matikan Swasta, Erick Thohir Bakal Bangun Ekosistem Kerakyatan

Berita
Gelombang Panas Ternyata Bikin Kinerja Panel Surya Tak Efektif

Gelombang Panas Ternyata Bikin Kinerja Panel Surya Tak Efektif

Beranda
Gandeng Telkomsel, Jababeka Makin Mantap Kembangkan Sillicon Valley

Gandeng Telkomsel, Jababeka Makin Mantap Kembangkan Sillicon Valley

Berita
Kelar 2023, Ini Kabar Terbaru Proyek Jalan Akses Tol Makassar New Port

Kelar 2023, Ini Kabar Terbaru Proyek Jalan Akses Tol Makassar New Port

Berita
Tak Perlu Diganti! Ini Cara Mudah Memperbaiki Lantai Keramik yang Retak

Tak Perlu Diganti! Ini Cara Mudah Memperbaiki Lantai Keramik yang Retak

Umum
Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Berita
Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Fasilitas
Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Berita
Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Berita
Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Konstruksi
Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.