Jalan Provinsi Sepanjang 906 Kilometer di NTT dalam Kondisi Rusak

Kompas.com - 02/09/2020, 10:15 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT Maxi Nenabu (tengah) didampingi Kepala Biro Humas Setda NTT Marius Ardu Jelamu (kiri), saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Ruang Media Center, Kantor Gubernur, Selasa (1/9/2020). Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comKepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT Maxi Nenabu (tengah) didampingi Kepala Biro Humas Setda NTT Marius Ardu Jelamu (kiri), saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Ruang Media Center, Kantor Gubernur, Selasa (1/9/2020).

KUPANG, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) mencatat jalan provinsi yang rusak di wilayah itu sepanjang 906 kilometer.

Ratusan kilometer jalan provinsi ini tersebar di 21 kabupaten dan satu kota di wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT Maxi Nenabu menyebut, jalan yang rusak itu akan segera ditangani dalam waktu tiga tahun.

Menurut Maxi, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, telah berkomitmen menuntaskan pengerjaan jalan Provinsi dalam jangka waktu tiga tahun.

Karena itu Maxi optimistis target tersebut dapat terealisasi pada tahun ketiga atau tahun 2021.

Baca juga: Penuhi Janji Kampanye, Gubernur NTT Siapkan Rp 900 Miliar Benahi Jalan Rusak

“Kami memang diberi tugas berat untuk menyelesaikan jalan Provinsi. Tapi kami optimistis bisa melaksanakan tugas dari Gubernur dan Wakil Gubernur ini," ujar Maxi kepada sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Selasa (1/9/2020).

Sebagai tindak lanjut, Dinas PUPR telah membuat peta jalan atau roadmap untuk pengerjaan jalan dan telah disampaikan kepada DPRD NTT.

Maxi menjelaskan, 906 kilometer jalan dengan kondisi rusak berat dan ringan itu merupakan bagian dari total 2.650 kilometer jalan Provinsi di seluruh NTT.

Dalam roadmap tersebut, pada tahun 2020, targetnya ada 450 kilometer ruas jalan provinsi yang diperbaiki. Selanjutnya, sisa pengerjaan akan dituntaskan pada tahun 2021.

Namun dalam realisasinya, Dinas PUPR hanya bisa menangani 372,74 kilometer jalan hingga akhir 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X