Pemerintah Bentuk Tim Reaksi Cepat Atasi Rumah Terdampak Bencana Alam

Kompas.com - 01/09/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi perumahan. Kementerian PUPRIlustrasi perumahan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan akan membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC).

Pembentukan TRC dilakukan untuk mengantisipasi dampak bencana alam yang sering terjadi saat ini.

TRC diharapkan dapat membantu masyarakat guna memperbaiki hunian yang rusak.

"Kami akan membentuk Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Bidang Perumahan di Indonesia guna mempercepat penyaluran bantuan perumahan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam," ujar Koordinator Kebencanaan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Arbai dalam siaran tertulis, Senin (31/8/2020).

Menurut Arbai, bantuan di bidang perumahan pasca bencana alam sangat dibutuhkan masyarakat.

Oleh karena itu, proses penyaluran bantuan harus dilakukan secepat mungkin agar masyarakat bisa segera mendapatkan hunian yang layak.

Untuk mempercepat proses penyaluran bantuan bidang perumahan ke lokasi bencana alam, Kementerian PUPR akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) terkait data rumah yang rusak, baik rusak ringan dan rusak berat.

Baca juga: Genjot Program Sejuta Rumah, 19 Balai Perumahan Dibentuk

Selain itu, dengan adanya pembentukkan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) di 19 Provinsi diharapkan juga bisa mendukung koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dalam membantu distribusi pengiriman bantuan kepada masyarakat.

Penanggulangan Bencana Alam Bidang Perumahan dilaksanakan guna menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 1176 tahun 2019 tentang Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR.

Beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan tersebut yakni, proses penanggulangan bencana alam mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi.

"Fungsi mitigasi bencana alam bidang perumahan sangat diperlukan dan kami juga telah menyusun Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis mengenai penanganan bencana alam bidang perumahan dan akan segera disosialisasikan kepada Pemda," lanjut Arbai.

Sementara itu, Sub Koordinator Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Deny Kris Ananda menjelaskan, pihaknya juga sudah membuat aplikasi Sistem Informasi Rumah Terdampak Bencana (Sirumba).

Dengan demikian, data mengenai kondisi rumah yang terdampak bencana alam benar-benar dapat terpantau dan dapat segera disalurkan bantuan dari Kementerian PUPR.

"Kami juga sedang berkoordinasi dengan Pemda untuk membangun tempat evakuasi dan hunian di kawasan rawan bencana di Indonesia," tutur Denny.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X