Genjot Program Sejuta Rumah, 19 Balai Perumahan Dibentuk

Kompas.com - 26/05/2020, 15:30 WIB
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRDirektur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) akan membentuk 19 balai perumahan di sejumlah Provinsi di Indonesia.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid memastikan hal tersebut dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (26/5/2020).

“Berdasarkan arahan Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) nantinya akan dibentuk 19 Balai Perumahan di sejumlah provinsi di Indonesia,” ujar Khalawi.

Pembentukan balai perumahan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah sekaligus menggandeng para pemangku bidang perumahan di daerah agar meningkatkan pembangunan hunian yang layak huni bagi masyarakat.

Khalawi menuturkan, selama ini pelaksanaan Program Perumahan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR di daerah masih dilaksanakan oleh Satuan Kerja setingkat SNVT.

Adapun program pembangunan perumahan yang saat ini dilaksanakan oleh Kementerian PUPR yakni, pembangunan rumah susun (rusun), rumah khusus (rusus), rumah swadaya, serta bantuan prsarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk perumahan bersubsidi.

Baca juga: Rusun di Sulawesi Tenggara Direvitalisasi untuk Tenaga Medis

“Balai perumahan ini nantinya akan memperkuat kelembagaan serta strategi meningkatkan capaian Program Sejuta Rumah di daerah,” ucap Khalawi.

Khalawi mengungkapkan, kebutuhan Balai Perumahan Kementerian PUPR sebenarnya berjumlah 34 balai.

Namun, pada tahap awal akan dibentuk sejumlah 19 balai terlebih dahulu dengan mempertimbangkan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang ada, pertimbangan wilayah kerja, jumlah kabupaten/kota, luas wilayah, jumlah RTLH, dan jumlah backlog perumahan.

Ditjen Perumahan sendiri telah mengusulkan pembentukkan balai perumahan ke Kementerian PUPR yakni, lima balai di Sumatera, empat balai di Jawa, dua balai di Nusa Tenggara, dan dua balai di Kalimantan.

Kemudian, tiga Balai Perumahan di Sulawesi, satu balai di Maluku dan Papua Barat, serta dua balai di Papua.

Ditjen Perumahan saat ini juga tengah menyusun kesiapan pembentukkan balai yakni SDM, sarana dan prasarana kantor, lokasi kantor balai, serta pendanaan.

“Kami optimistis balai perumahan akan segera terbentuk dan meningkatkan capaian Program Sejuta Rumah,” pungkas Khalawi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X