Saat "New Normal", Pengunjung Mal Dibatasi 50 Persen

Kompas.com - 26/05/2020, 13:57 WIB
Ilustrasi Underground Shopping Mall di Korea Selatan Patcharakorn Pemwattana / Shutterstock.comIlustrasi Underground Shopping Mall di Korea Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang relaksasi pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) dan pelaksanaan tatanan baru (new normal), Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerapkan pendisiplinan yang lebih ketat dengan mengerahkan TNI dan Polri di sejumlah titik tertentu.

"Mulai hari ini TNI dan pasukan Polri akan berada di titik-titik keramaian dalam rangka lebih mendisiplinkan masyarakat agar dapat mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan PSBB," kata Jokowi saat melakukan Tinjauan Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Selasa (26/5/2020).

Penerapan ini dilaksanakan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota. Jokowi berharap dengan penugasan personel TNI dan Polri dapat menurunkan kurva penyebaran Covid-19.

Dari data yang ada, di empat provinsi dan 25 kabupaten kota terdapat 1.800 obyek yang akan  diterapkan pelaksanaan pendisiplinan tersebut.

"Obyek tersebut termasuk fasilitas masyarakat, pusat perbelanjaan atau mal, pasar rakyat, dan tempat pariwisata," tambah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang mendampingi Jokowi. 

Baca juga: APPBI Pastikan 60 Mal di Jakarta Siap Beroperasi Kembali 5 Juni

Penerapan kedisiplinan ini berdasarkan protokol kesehatan dengan mengawasi masyarakat untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak aman, kemudian ketersediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer

Khusus pusat perbelanjaan dan tempat wisata, akan diterapkan aturan pembatasan jumlah pengunjung menjadi hanya 50 persen.

Misalnya, mal yang berkapasitas 1.000 orang akan dipangkas menjadi 500 orang saja untuk menjaga social distancing.

Untuk rumah makan yang berkapasitas 500 juga akan dibatasi separuhnya atau sekitar 200 orang saja.

Pendisiplinan ini merupakan kerja sama antara TNI-Polri dengan pemerintah daerah, termasuk koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X