15 Gerbang Tol Bakal Ditutup Jika Usul Bersepeda di Jalan Tol Disetujui

Kompas.com - 26/08/2020, 21:41 WIB
Suasana kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSuasana kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 15 Gerbang Tol (GT) di Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta sisi Barat ruas Cawang-Tanjung Priok akan ditutup jika rencana Road Bike Event disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rencana penutupan GT ini diketahui dari hasil rapat "Kick Off Pembahasan Pemanfaatan Ruas Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok) sisi Barat sebagai lintasan Road Bike" yang digelar Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Selasa (18/8/2020).

Ke-15 GT tersebut termasuk off ramp  Pisangan, Jatinegara, Pulomas, Cempaka Putih, Sunter, Simpang Susun Pluit Arah Soekarno Hatta, dan Plumpang.

Dengan penutupan GT ini, diperlukan manajemen lalu lintas bagi kendaraan yang mengarah ke Tanjung Priok.

Baca juga: Permohonan Anies Terkait Road Bike Event di Jalan Tol Tuai Polemik, Ini Suara BUJT

Ada pun manajemen lalu lintas menuju Tanjung Priok yang akan dilakukan berupa pengalihan lalu lintas dari Timur (Jakarta-Cikampek) ke dalam kota (Cawang-Pluit).

Kemudian pengalihan lalu lintas dari Barat (Dalam Kota Cawang-Pluit) ke Jakarta-Cikampek dan masuk kembali ke Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) atau melalui arteri.

Selanjutnya pengalihan lalu lintas dari selatan Tol Jagorawi ke dalam Kota (Cawang-Pluit) dan Tol JORR, serta Sisi Barat Jalan Tol Cawang Plumpang sebagai lokasi road bike akan dibagai menjadi dua lajur dua arah.

Untuk mendukung kelancaran Road Bike Event ini, perlu disiapkan petugas serta prasarana pendukung lainnya.

Namun, hingga saat ini, permohonan penyelenggaraan Road Bike Event di jalan tol belum mendapat restu dari Menteri PUPR.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengaku belum mendapat rekomendasi atau disposisi dari Menteri PUPR.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X