Kompas.com - 24/08/2020, 11:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan melakukan ekspansi bisnis melalui pengembangan koridor jalan tol atau Toll Corridor Development (TCD).

Pengembangan TCD ini diserahkan kepada anak usaha PT Jasamarga Related Business (JMRB), seiring dengan terus bertambahnya ruas jalan tol baru yang dibangun oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Hingga saat ini, Perseroan telah membangun dan mengelola 1.165 kilometer dari total 1.527 kilometer konsesi jalan tol yang dimiliki.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur mengungkapkan, ada tiga rencana besar pengembangan TCD di sekitar Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Ketiga proyek besar ini akan dimulai konstruksinya pada Kuartal II-2021.

Dua di antaranya dirancang dengan konsep pengembangan berbasis Transit Oriented Development (TOD). 

Baca juga: Kelola 1.165 Kilometer, Jasa Marga Kuasai 55 Persen Tol Indonesia

Subakti merinci, proyek TCD Tol JORR berada di Koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Di sini Jasa Marga akan membangun Jasa Marga Tower dengan lahan seluas 1,8 hektar.

"Insya Allah konstruksi atau ground breaking dimulai pada April 2021," kata Subakti kepada Kompas.com, Senin (24/8/2020).

Tak main-main, untuk membangun TCD di Koridor TB Simatupang ini, Perseroan mengalokasikan investasi senilai Rp 800 miliar.

Saat ini, Jasa Marga Tower sedang dalam tahap perencanaan induk (masterplan), untuk kemudian dibuat rencana detail dan desain gedung.

Kemudian proyek kedua TCD Tol Jagorawi berada di koridor Taman Mini. Proyek ini bertajuk TOD Taman Mini dengan estimasi investasi Rp 200 miliar.

Jasa Marga sedang menunggu perizinan dari Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR yang saat ini masih dalam proses.

Subakti mengharapkan izin tersebut keluar pada tahun 2020 ini, agar TOD Taman Mini dapat segera dieksekusi pada April atau paling lambat Mei 2021.

Ada pun proyek ketiga TCD Tol Jagorawi dikerjakan secara kolaboratif dengan PT Summarecon Agung Tbk dan Bogor Raya.

Untuk proyek kolaborasi ini, Jasa Marga menargetkan dapat dimulai konstruksinya pada Juni 2021.

Baca juga: Jasa Marga Dukung Penerapan Sistem Transaksi MLFF, Asal E-TLE Dijalankan

Menurut Direktur PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso, potensi pengembangan TCD cukup besar karena berada di sekitar jalan tol yang merupakan “urat nadi” penggerak roda perekonomian.

"Melalui kawasan TCD kami mengharapkan dapat dikembangkan menjadi lini bisnis yang dapat diandalkan, dan ke depan kami berencana untuk go public," kata Cahyo.

Sebelumnya, PT JMRB telah dipercaya untuk mengembangkan sejumlah bisnis yang memanfaatkan sektor utama Jasa Marga yakni, pengembangan dan pengelolaan rest area, pengelolaan media periklanan dan utilitas di Ruang Milik Jalan (Rumija) tol maupun rest area, pengembangan gedung, serta properti hunian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.