Kompas.com - 21/08/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi hotel SHUTTERSTOCKIlustrasi hotel

Adapun cara yang ditempuh adalah dengan mengurangi jumlah pegawai, memanfaatkan properti mereka secara selektif, hingga menutup sementara operasi mereka.

Ferry menuturkan, hotel di Jakarta dan Surabaya kemungkinan besar membutuhkan waktu lebih lama untuk pemulihan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini karena, keberlangsungan bisnis hotel di kedua kota besar di Indonesia tersebut perlu didorong lebih banyak aktivitas bisnis.

Bukan hanya Jakarta dan Surabaya, kinerja hotel di Bali juga dinilai membutuhkan waktu lama untuk kembali pulih.

"Bali kemungkinan akan bergantung pada wisatawan lokal untuk mendorong industri perhotelan dalam situasi pasar yang lesu saat ini," kata Ferry dalam laporan yang dikutip Kompas.com, Jumat (21/8/2020).

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.