Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/08/2020, 12:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap memberikan insentif prasarana, sarana dan utilitas (PSU) bagi para pengembang yang membangun rumah bersubsidi bagi masyarakat.

Bentuk PSU yang akan disalurkan berupa pembangunan jalan lingkungan serta saluran air di kompleks rumah bersubsidi.

“Kami siap membantu pengembang rumah bersubsidi dengan menyalurkan bantuan PSU,” ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Ditjen Perumahan Kementerian PUPR M Hidayat dalam siaran pers, Jumat (14/8/2020).

Menurut Hidayat, adanya bantuan PSU tersebut tentunya sangat membantu para pengembang perumahan bersubsidi.

Terutama, rumah subsidi sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan menjadi pilihan bagi para milenial untuk memiliki aset perumahan saat ini.

Baca juga: Permen PUPR 11/2019 Jadi Polemik, Pengembang Minta Ditinjau Ulang

“Jika rumah subsidi memiliki fasilitas yang baik tentunya generasi milenial akan lebih tertarik untuk memiliki aset hunian tersebut,” lanjut Hidayat.

Bantuan PSU, imbuh M Hidayat, dilaksanakan oleh Ditjen Perumahan untuk memberikan semangat bagi para pengembang untuk membangun rumah bersubsidi.

Lantas, bagaimana caranya pengembang mendapatkan bantuan PSU tersebut?

Hidayat mengungkapkan, para pengembang bisa mengajukan usulan bantuan PSU kepada Kementerian PUPR dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat terlebih dulu.

Sementara itu, menurut Direktur Utama Pusat pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arif Sabaruddin, saat ini banyak generasi milenial yang mulai tertarik memiliki aset berupa rumah bersubsidi.

Selain haragnya yang terjangkau, kini banyak pengembang dan perbankan yang menawarkan berbagai produk perumahan yang menarik baik dari sisi desain bangunan serta pembiayaan perumahannya.

“Kami memiliki Aplikasi SiKasep yang dapat mempermudah generasi milenial untuk mendapatkan informasi mengenai produk bantuan Pemerintah jika mereka ingin memiliki rumah bersubsidi,” tutur Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+