RAPBN 2021, Kementerian PUPR Dapat Anggaran Terbesar Rp 149,8 Triliun

Kompas.com - 14/08/2020, 18:52 WIB
Basuki mendorong investor-investor dari Turki untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. 
Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRBasuki mendorong investor-investor dari Turki untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meraih pagu anggaran sebesar Rp 149,8 triliun yang telah ditetapkan Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021.

Anggaran tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan pagu anggaran 9 Kementerian/Lembaga lainnya pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2021.

" Kementerian PUPR, juaranya tahun depan dengan kenaikan anggaran sebesar Rp 149,8 triliun," ucap Sri Mulyani, Jumat (14/8/2020).

Menurut Sri Mulyani, anggaran sebesar itu diberikan sebagai bentuk kompensasi anggaran Kementerian PUPR di tahun ini yang semula sebesar Rp 120, 2 triliun dipangkas menjadi Rp 75,6 triliun.

Sri Mulyani melanjutkan, anggaran sebesar itu dialokasikan untuk program atau proyek infrastruktur yang mengalami penundaan di tahun ini.

Baca juga: Komisi V DPR Bakal Perjuangkan Kenaikan Pagu Anggaran Kementerian PUPR Tahun 2021

Dengan demikian Kementerian PUPR dapat memanfaatkannya untuk proyek infrastruktur yang dapat dikerjakan pada tahun depan.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan mengalokasikan anggaran ini untuk lima sektor.

Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Seksi 4 siap beroperasiKementerian PUPR Jalan Tol Banda Aceh-Sigli Seksi 4 siap beroperasi

"Bidang Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp 58,55 triliun, bidang jalan dan jembatan 53,96 triliun, bidang permukiman 26,56 triliun, bidang perumahan Rp 8,09 triliun, dan dukungan manajemen Rp 2,65 triliun," kata Basuki.

Pada bidang SDA, anggaran sebesar Rp 58,55 triliun digunakan untuk pembangunan 47 bendungan (on-going dan baru), 24 embung, 25.000 hektar lahan irigasi baru, dan 120 kilometer pengendali banjir.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X