Kompas.com - 21/07/2020, 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski kinerja kawasan industri tak terlalu menggembirakan, ditandai hanya 56 hektar lahan yang ditransaksikan selama Kuartal I-2020, atau hanya 16 persen dari total lahan terjual pada 2019, namun masih dinilai cukup baik.

Head of Industrial and Logistic Service Colliers International Indonesia Rivan Munansa menuturkan, di tengah situasi sasat ini, sektor industri dan logistik masih menunjukkan performa cukup baik dan stabil.

"Sektor ini tampaknya memiliki potensi positif yang cukup dan salah satu kelas aset properti yang paling sehat," kata Rivan dalam riset yang diterima Kompas.com, Jumat (17/7/2020).

Menurut Rivan, akselerator properti untuk kawasan industri ada empat yakni barang konsumsi, e-commerce, logistik, dan pusat data.

Baca juga: Pusat Data, New Normal di Kawasan Industri

Barang konsumsi sejauh ini memiliki tingkat stabilitas yang cukup baik. Permintaan telah meningkat, terutama setelah pecahnya Covid-19.

Sementara e-commerce merupakan sektor yang terus berjalan dengan baik. Ada potensi signifikan bagi e-commerce untuk tumbuh lebih jauh, yang seharusnya memicu permintaan pergudangan dan logistik.

Sedangkan logistik dipicu oleh pertumbuhan barang-barang konsumsi dan e-commerce menjadikan volumenya terus meningkat.

"Sektor ini memiliki dampak positif pada industri properti dan logistik," imbuh Rivan.

Terakhir pusat data yang didorong oleh perkembangan e-commerce dan meningkatnya penggunaan internet.

Pusat data telah menjadi tulang punggung yang sangat penting. Banyak pihak sekarang mulai mencari pasar untuk menemukan lokasi yang tepat guna membangun pusat data.

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.