Reforma Agraria Awali Pengembangan Jawa Bagian Selatan

Kompas.com - 14/07/2020, 18:15 WIB
Petani melintasi orang-orangan sawah yang dipasang warga Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (30/10). Orang-orangan sawah atau disebut oleh penduduk lokal hantu sawah (memedi sawah) dipasang petani berjajar di sepanjang Jalan Daendels yang merupakan ruas jalur lintas selatan-selatan dari Kecamatan Mirit hingga Kecamatan Ambal hampir sepanjang 5 kilometer.

 *** Local Caption *** Petani melintasi orang-orangan sawah yang dipasang warga Desa Wiromartan, kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Senin (30/10). Orang-orangan sawah atau disebut penduduk lokal dengan sebutan hantu sawah (medi sawah) dipasang petani berjajar di sepanjang Jalan Daendels yang merupakan ruas Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) dari Kecamatan MIrit hingga Kecamatan Ambal sepanjang hingga lima kilometer. Pemasangan KOMPAS/GREGORIUS MAGNUS FINESSOPetani melintasi orang-orangan sawah yang dipasang warga Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (30/10). Orang-orangan sawah atau disebut oleh penduduk lokal hantu sawah (memedi sawah) dipasang petani berjajar di sepanjang Jalan Daendels yang merupakan ruas jalur lintas selatan-selatan dari Kecamatan Mirit hingga Kecamatan Ambal hampir sepanjang 5 kilometer. *** Local Caption *** Petani melintasi orang-orangan sawah yang dipasang warga Desa Wiromartan, kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Senin (30/10). Orang-orangan sawah atau disebut penduduk lokal dengan sebutan hantu sawah (medi sawah) dipasang petani berjajar di sepanjang Jalan Daendels yang merupakan ruas Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) dari Kecamatan MIrit hingga Kecamatan Ambal sepanjang hingga lima kilometer. Pemasangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) akan melaksanakan Reforma Agraria untuk pengembangan kawasan perekonomian masyarakat di Jawa Bagian Selatan (JBS). 

"Pengembangan potensi ekonomi di wilayah Jawa Bagian Selatan dapat menjadi rencana pelaksanaan Reforma Agraria secara komplit," ucap Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra dalam laman resmi Kementerian ATR/BPN, Selasa (14/7/2020).

Menurut Surya, pengembangan kawasan di wilayah Jawa Bagian Selatan perlu dilakukan karena wilayah tersebut masih tertinggal dibandingkan Jawa Bagian Utara, baik dari segi infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, demografi, serta daya dukung lingkungan.

Pengembangan kawasan tersebut dilatarbelakangi oleh hasil kajian Direktorat Penatagunaan Tanah Kementerian ATR/BPN yang berjudul "Penyusunan Ketersediaan Tanah Sektoral dan Pengembangan Komoditas Unggulan Jawa Bagian Selatan".

Baca juga: Fase New Normal Dinilai sebagai Momentum Percepatan Reforma Agraria

Surya mengungkapkan, data-data dalam buku tersebut sangat berguna untuk mengembangkan potensi ekonomi di Jawa Bagian Selatan.

Selain itu, kebijakan pengembangan ekonomi di wilayah Jawa Bagian Selatan dapat melihat beberapa aspek.

Sebut saja perlunya penyesuaian dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta melakukan kerja sama dengan Perguruan Negeri (PN).

"Saya sudah membuka komunikasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB) serta Institut Teknologi Bandung (ITB). Saya juga bersedia mengomunikasikan keinginan ini kepada para Gubernur dan Kepala Daerah agar program ini dapat berjalan," kata Surya.

Direktur Landreform sekaligus Koordinator Sekretariat Pelaksana Harian GTRA Pusat Sudaryanto menambahkan, hasil kajian Direktorat Penatagunaan Tanah dapat dijadikan dasar kebijakan untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayah Jawa bagian selatan.

"Analisa data dalam buku tersebut sudah cukup lengkap serta melalui analisis Strength, Weakness, Opportunity serta Threats (SWOT), kita dapat memetakan potensi dari daerah di wilayah tersebut," tutur Sudaryanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Tahun 2024, Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol Ditargetkan Nol Korban Meninggal

Berita
Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Jasa Marga Targetkan Penanganan Kecelakaan di Jalan Tol Maksimal 20 Menit

Berita
Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Selasa Puncak Lalin, 109.237 Kendaraan Bakal Tinggalkan Jabotabek

Berita
Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Tekan Fatalitas Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga dan Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Udara

Berita
[POPULER PROPERTI] Anjlok 45,5 Persen, 245.945 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

[POPULER PROPERTI] Anjlok 45,5 Persen, 245.945 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Berita
Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (1)

Gerak Cepat BPJN NTT Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak akibat Badai Seroja (1)

Berita
Tiga Menteri, Ketua DPR, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Penyekatan Lalin Lebaran 2021

Tiga Menteri, Ketua DPR, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Penyekatan Lalin Lebaran 2021

Berita
Incar Rp 200 Miliar, Paramount Tawarkan 6 Produk Sekaligus Jelang Lebaran

Incar Rp 200 Miliar, Paramount Tawarkan 6 Produk Sekaligus Jelang Lebaran

Perumahan
Mengapa Harga Jual Rumah Seken Bisa Turun? Cek Penyebabnya

Mengapa Harga Jual Rumah Seken Bisa Turun? Cek Penyebabnya

Hunian
7 Rekomendasi Rumah Murah di Bawah Rp 300 Juta

7 Rekomendasi Rumah Murah di Bawah Rp 300 Juta

Perumahan
Staycation di Tangerang, Ini 4 Pilihan Hotel dengan Fasilitas Kolam Renang

Staycation di Tangerang, Ini 4 Pilihan Hotel dengan Fasilitas Kolam Renang

Hotel
Anjlok 45,5 Persen, 245.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-5 Lebaran

Anjlok 45,5 Persen, 245.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-5 Lebaran

Berita
Begini Plus Minus Gunakan Rak Dapur Terbuka di Rumah

Begini Plus Minus Gunakan Rak Dapur Terbuka di Rumah

Interior
Lima Hari Jelang Lebaran, Tol Cipali Masih Diramaikan Kendaraan Logistik

Lima Hari Jelang Lebaran, Tol Cipali Masih Diramaikan Kendaraan Logistik

Berita
Sudahkah Anda Mendekor Rumah Sambut Lebaran? Ini Contohnya

Sudahkah Anda Mendekor Rumah Sambut Lebaran? Ini Contohnya

Interior
komentar di artikel lainnya
Close Ads X