Kompas.com - 13/06/2020, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arief Sabaruddin mengungkapkan, aplikasi SiKasep dapat menjadi wadah penyaluran untuk bantuan pembiayaan perumahan selain Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Saat ini kami terus mengembangkan dan menyinergikan seluruh bantuan pembiayaan perumahan dari Pemerintah dengan sistem yang kita bangun," ucap Arief dalam siaran pers, Jumat (12/6/2020).

Hal ini menyusul sinergi secara host to host dengan Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR pada aplikasi SiKasep dalam proses verifikasi data penyaluran bantuan pembiayaan perumahan untuk Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Sejak diluncurkan untuk pembiayaan SSB pada Senin (8/6/2020) tercatat, sebanyak 2.477 debitur SSB yang di verifikasi menggunakan aplikasi SiKasep.

Arief menuturkan, PPDPP juga telah melakukan sinergi dengan beberapa pihak untuk menjalankan aplikasi SiKasep dengan baik.

Diketahui, PPDPP telah menjalankan sistem secara otomatis yang melibatkan peran serta dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Negeri Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dalam hal verifikasi status kependudukan.

Baca juga: Pengguna SiKasep 131.701 Orang, Jawa Barat Favorit

Kemudian, PPDPP juga bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Sehingga, seluruh arus data dan transaksi yang dilakukan dipastikan hanya pihak PPDPP dan Bank Pelaksana saja yang dapat mengaksesnya.

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan BLU Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan dalam hal integrasi program Pemerintah dalam pengembangan data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan data MBR yaitu dengan pemanfaatan jaringan komunikasi data penerima fasilitas pemerintah.

Arief menyampaikan, rangkaian sistem Big Data yang dibangun oleh PPDPP saat ini masih memiliki banyak potensi pengembangan lebih lanjut.

“Dalam hal kerjasama, PPDPP selalu terbuka, saat ini kami juga sedang lakukan komunikasi dengan beberapa perusahaan negara dalam hal pemanfaatan penyaluran bantuan pembiayaan perumahan," kata Arief.

Arief berharap, aplikasi SiKasep dapat memberikan KPR bersubsidi tepat sasaran bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Berita
Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berita
Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Berita
Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Berita
Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Konstruksi
Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Konstruksi
WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

Kawasan Terpadu
G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

Berita
Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Berita
6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

Umum
Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Fasilitas
Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Berita
Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berita
Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Konstruksi
BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.