Kompas.com - 13/06/2020, 10:52 WIB

Pengamat Tata Ruang Perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mempertanyakan mengenai distribusi atau penempatan RTH tersebut.

Kamarzuki menjelaskan, wilayah adminitrasi Jabodetabek-Punjur ada di beberapa kabupaten dan kota.

Dengan demikian, menurutnya, luas RTH 30 persen diperoleh dan ditanggung oleh kabupaten dan kota tersebut.

"Persentasenya dihitung proporsinya untuk masing-masing kabupaten/kota," kata Kamarzuki.

Dengan demikian, luasan RTH minimal untuk Kota Bogor misalnya, sama dengan luasan minimal yang ada di DKI Jakarta.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, hitungan RTH-nya tidak dikelompokkan untuk masing-masing wilayah kota administratif.

"Jadi misal di Jakarta Selatan (luasan RTH) 20 persen ya mungkin harus diganti sama Jakarta Utaranya yang 40 persen," ucap dia.

Kritik lain datang dari Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati.

Baca juga: Perpres 60/2020 Dikhawatirkan Makin Mendorong Alih Fungsi Lahan

Menurutnya, aturan luasan RTH minimum tersebut bisa mendorong deforestasi di setiap kota, terutama di Kabupaten Bogor.

Kamarzuki menjawab, hitungan RTH tersebut bisa berbeda di wilayah lain, terutama di Kabupaten Bogor.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.