"Flyover" Martadinata Simpang Gaplek Tangsel Rampung

Kompas.com - 16/05/2020, 12:49 WIB
Dukung Jalur Distribusi Logistik Jabodetabek, Kementerian PUPR Selesaikan Flyover Martadinata Simpang Gaplek Tangsel Dok. PUPRDukung Jalur Distribusi Logistik Jabodetabek, Kementerian PUPR Selesaikan Flyover Martadinata Simpang Gaplek Tangsel

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) menyelesaikan pembangunan Flyover Martadinata (Pamulang) di Simpang Gaplek Jalan Raya Martadinata, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Saat ini progres fisik pengerjaannya telah tuntas 100 persen.

Flyover dengan panjang 983,5 meter dan lebar 35 meter ini dibangun oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI Jakarta Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR. 

Biaya pembangunannya bersumber dari APBN sebesar Rp 79,9 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) atau kontrak tahun jamak 2019-2020.

"Flyover Martadinata Pamulang sudah kita selesaikan dan saat ini sedang ujicoba lalu lintas (open traffic)," tutur Kepala BBPJN VI Jakarta Hari Suko dalam siaran resmi yang diterima Kompas.com Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Atasi Macet Solo, Kementerian PUPR Bangun Flyover Purwosari

Pembangunan Flyover Martadinata bertujuan untuk mengurai kemacetan persimpangan jalan nasional dan jalan provinsi.

Dengan begitu, dapat meningkatkan aksesibilitas pengguna jalan dan mendukung distribusi logistik yang berdampak langsung pada peningkatan laju perekonomian masyatakat.

Lokasi flyover ini merupakan jaringan jalan primer yang menghubungkan antar Pusat Kegiatan Nasional (PKN) maupun antara Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) untuk memenuhi kebutuhan dasar, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan wilayah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, infrastruktur jalan dan jembatan ini disiapkan sebagai jalur logistik untuk kelancaran produksi dan distribusi barang kebutuhan pokok, obat-obatan atau alat kesehatan, serta layanan kesehatan/kendaraan medis dalam rangka penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Selain itu juga untuk menopang perekonomian masyarakat seperti mengangkut hasil bumi dan hasil produksi lainnya, termasuk menjaga agar satu wilayah tidak terisolir karena jalan dan jembatan putus,” ujar Basuki dalam siaran resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X