Sesuai dengan namanya, Sarinah telah membantu kepentingan masyarakat kecil sebagai mitra usaha.
Peritel perdana Sarinah adalah Sarinah Department Store yang beroperasi pada 15 Agustus 1966.
Department Store ini menyediakan berbagai kebutuhan wanita, anak, dan pria. Pada awal pembukaan, hanya tiga lantai saja yang diperkenalkan ke masyarakat.
Lantai I menyediakan perlengkapan wanita dan pria, perlengkapan listrik serta penerangan.
Kemudian, lantai II tersedia barang-barang tekstil, konveksi, dan mainan anak. Sementara lantai III berisi perlengkapan rumah tangga dan alat tulis.
Selain itu, Sarinah juga menyediakan barang makanan serta bumbu dapur.
Dengan segala kelengkapannya, Soekarno pada waktu itu menyebutnya sebagai "Toko Serba Ada".
Hingga saat ini cukup banyak mitra binaan Sarinah baik perorangan, perusahaan maupun koperasi.
Dalam perjalanannya, Sarinah mengalami pasang surut. Bahkan pada tahun 1984 gedung Sarinah pernah mengalami kebakaran.
Namun karena didorong oleh keinginan untuk melayani masyarakat, Sarinah yang telah menjadi aset nasional bangkit kembali.
Sebagai mitra usaha kecil, terutama pengrajin, Sarinah ingin berperan lebih besar dalam memperkenalkan produk nasional ke mancanegara lewat ekspor yang semakin ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Adapun peritel lain yang mengisi pusat perbelanjaan dan perkantoran Sarinah saat ini adalah 24 Dim Sum Resto, Abba Ties, Accent, Afterhour Restaurant, Alfalink, Alia Jewelry & Craft, Apple Green Shoes, Ariwani, Arnold Palmer, Bakmi Pertama, Ayam Goreng Fatmawati, Baraya, Batik Danar Hadi, Batik Keris, Beauty Style, By Ford.
Kemudian, C2, Caribu Coffee, Chatime, Chilli's Grill & Bar, Cintya, Citi Cuts, Clarks, Coco Thai, D'Place Steak & Beer House, Daisko Express, Demang Restaurant, Desoku, Dunkin Donuts, Elle, Esprit, Excelso, Executive Ladies, F Bar & Restaurant, Factor, Galeri Indosat, Galeri Halo, gerai HALOSarinah, Global Teleshop, Goldmart, Gossip, Guardian, Guess, Haikara Sushi, Harni Batik.
Lalu, Hammer, Hero Supermarket, Hot Planner Restaurant, Hushpuppies, Inul Vizta, Iwan Tirta, Janji Jiwa & Jiwa Toast Sarinah Mall, Kabaya Kabaya, Kay Collection, Kerajinan, KFC, Kevi & Leiza, Kicker's, Komala, Koper, Lee Cooper, Logo, Loreal, Marie Claire, Makeover, Masterpiece KTV Family, Max Factor, Maybelline, McDonalds, McKy, MG Sports, Miko Coffee, dan lain sebagainya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.