Pengembang Sebut Usulan HGU 90 Tahun Bisa Menarik Investasi Asing

Kompas.com - 01/05/2020, 13:30 WIB
Ketua REI Totok Lusida KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIKetua REI Totok Lusida

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengusulkan hak atas tanah berupa Hak Guna Usaha (HGU) menjadi 90 tahun.

Usulan ini tercantum dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja Bab Pertanahan Pasal 127 hingga 135.

Sebelumnya dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960 Pasal 29 ayat (1) tercantum, HGU hanya diberikan untuk waktu paling lama 25 tahun.

Sementara pada ayat (2), untuk perusahaan yang memerlukan waktu yang lebih lama dapat diberikan HGU untuk waktu paling lama 35 tahun.

Baca juga: Pemerintah Dispensasi HGU/HGB Jatuh Tempo Sampai Akhir Tahun

Terhadap usulan ini, Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida menyatakan dukungannya dan sepakat atas durasi hak atas tanah HGU yang diusulkan dalam RUU tersebut.

Totok menyebutkan bahwa usulan ini akan membuat Indonesia lebih kompetitif dalam menarik investasi asing.

"Usulan HGU 90 tahun ini akan lebih kompetitif dilihat pasar, karena negara lain contohnya di wilayah ASEAN rata-rata memiliki peraturan HGU dengan jangka waktu 100 tahun," tutur Totok menjawab Kompas.com, Jumat (1/5/2020). 

Menurut dia, dalam penawaran investasi, suatu properti harus memiliki harga dan lokasi yang kompetitif dengan sekitarnya.

Jika tidak, alih-alih investasi asing masuk ke Indonesia, malah lari ke negara lain.

Totok meyakini, usulan HGU 90 tahun tidak akan merugikan, karena akan diatur lebih ketat dalam Peraturan Pemerintah (PP).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X