Ini Rincian 6 Proyek Rp 80,84 Triliun yang Ditawarkan kepada Investor

Kompas.com - 30/04/2020, 20:39 WIB
Ilustrasi proyek infrastruktur Kementerian PUPRIlustrasi proyek infrastruktur

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menawarkan enam proyek dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha ( KPBU) kepada investor.

Proyek tersebut terdiri dari lima ruas tol dan satu jembatan yang ditawarkan dalam market sounding atau penjajakan minat pasar dengan nilai total Rp 80,84 triliun pada Kamis (30/4/2020).

Keenam proyek tersebut yaitu:

  1. Jalan Tol Semanan-Balaraja sepanjang 32,39 kilometer, dengan biaya investasi Rp 15,53 triliun
  2. Jalan Tol Layang Cikunir-Ulujami 21,5 kilometer, dengan biaya investasi Rp 21,57 triliun
  3. Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat 61,5 kilometer, dengan biaya investasi Rp 15,38 triliun
  4. Jalan Tol Akses Patimban 37,7 kilometer, dengan biaya investasi Rp 7,53 triliun
  5. Jalan Tol Semarang Harbour 21,03 kilometer, dengan biaya investasi Rp 12,05 triliun
  6. Jembatan Batam-Bintan, dengan biaya investasi Rp 8,78 triliun

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, keenam proyek tersebut merupakan infrastruktur konektivitas yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi.

Selain itu, keberadaannya dinilai mampu mempermudah akses ke kawasan wisata, kawasan industri, dan kawasan produktif lainnya.

Baca juga: Skema KPBU, Cara Kreatif Pendanaan Infrastruktur Pariwisata

Basuki juga menuturkan, kehadiran jalan-jalan bebas hambatan tersebut membuka peluang  lapangan kerja dan mengakselerasi nilai tambah masyarakat.

Dia memberi contoh, Tol Akses Patimban yang menghubungkan jalan nasional ke Pelabuhan Patimban.

Jalan ini terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Diharapkan, di sepanjang tol akan tumbuh kawasan-kawasan industri baru.

"Makanya kita pilih fase itu, karena di sana ada calon kawasan investasi industri baru. Jadi ini akan sangat menguntungkan investasi di jalan Tol Akses Patimban," ucap Basuki saat market sounding, Kamis (30/4/2020).

Demikian juga dengan Tol Semarang Harbour yang menghubungkan Kawasan Industri Kendal dengan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang.

Basuki menambahkan, jalan bebas hambatan ini juga akan terhubung dengan Tol Semarang-Demak.

"Jadi saya kira akan sangat terjalin sistem jalan tol untuk logistik yang baik," tutur dia.

Infrastruktur lainnya yakni Jembatan Bintan diharapkan mampu menjadi penghubung ke pusat-pusat wisata.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X