Konsumen Forest Hill Penuhi Panggilan Kejagung

Kompas.com - 19/04/2020, 12:30 WIB
Salah satu unit di Klaster Arcadia, Perumahan Forest Hill, Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dokumentasi Forest DevelopmentSalah satu unit di Klaster Arcadia, Perumahan Forest Hill, Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak delapan orang perwakilan konsumen perumahan Forest Hill memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk membuat Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) pada Jumat (17/4/2020).

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung telah memblokir tanah perumahan Forest Hill dan Millenium City.

Pemblokiran tersebut terkait dengan penetapan tersangka Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Salah satu perwakilan konsumen, Gabriel Allan Riberu mengatakan, sebelumnya konsumen telah menanyakan kejelasan status lahan ke pengembang.

Namun pihak pengembang mengatakan telah mengirimkan surat ke Badan Pertanahan Nasioanal (BPN) dan belum mendapatkan respons.

"Kami ingin jaminan bahwa tanah kami bebas, warga tenang tinggal di situ," ucap Gabriel kepada Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Gabriel melanjutkan, hingga pertemuan kedua, jawaban pengembang belum memuaskan konsumen.

Baca juga: Tanah Benny Tjokro Diblokir Kejagung, REI Siap Bantu Konsumen

Untuk itulah mereka kemudian memutuskan melakukan korespondensi dengan mengirim surat keberatan berikut dokumen transaksi legal kepada Kejaksaan Agung.

Mereka berharap mendapatkan kejelasan dari status tanah yang telah dibeli.

"Kami serahkan ke Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) berikut dua dokumen dari transaksi legal warga, dua orang hanya sample aja. Kebetulan yang satu sudah lunas yang satu lagi masih tahap KPR," tutur Gabriel.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X