Bagaimana Covid-19 Mengubah Desain Interior Masa Depan?

Kompas.com - 18/04/2020, 18:11 WIB
Ilustrasi ruang kantor SHUTTERSTOCKIlustrasi ruang kantor

KOMPAS.com - Wabah tak hanya mampu mengubah desain kota-kota di dunia. Pandemi pun mampu mengubah tren desain.

Melansir laman The Guardian, wabah pes yang dimulai di China pada tahun 1855 tidak saja mengubah desain pipa saluran air, namun juga mengubah estetika ruangan.

Desain ruangan pada zaman itu beralih menjadi putih dan semakin menampilkan cahaya matahari. 

Tak hanya itu, lantai kamar mandi mulai menggunakan keramik dan cat warna putih mulai digunakan di setiap tempat.

Dengan merebaknya wabah seperti saat ini, masing-masing dari kita hidup dalam isolasi mandiri yang membatasi interaksi sosial.

Toko-toko dan perkantoran tutup. Aktivitas masyarkat perkotaan di berbagai belahan dunia direduksi.

Dengan kondisi seperti saat ini sulit untuk tidak bertanya seperti apa dampak panjang Covid-19 terhadap rumah adn ruang kerja kita?

Baca juga: Wabah yang Mengubah Kota-kota Dunia, Bagaimana Setelah Corona?

Apakah rumah perlu beradaptasi agar dapat mengakomodasi pekerjaan dengan lebih baik? Akankah trotoar melebar sehingga kita bisa menjaga jarak?

Apakah kita tidak lagi ingin hidup begitu padat bersama, bekerja di kantor terbuka dan menjejalkan ke lift?

Design Research Unit (DRU), salah satu agensi desain yang didirikan pada tahun 1943 memapatkan perubahan terbesar akan terjadi pada bentuk tempat kerja.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X