Tanah Benny Tjokro Diblokir Kejagung, REI Siap Bantu Konsumen

Kompas.com - 10/02/2020, 11:36 WIB
Salah satu unit di Klaster Arcadia, Perumahan Forest Hill, Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Dokumentasi Forest DevelopmentSalah satu unit di Klaster Arcadia, Perumahan Forest Hill, Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP REI Totok Lusida mengingatkan masyarakat tak perlu khawatir soal tanah perumahan Forest Hill dan Millenium City yang diblokir Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pemblokiran ini terkait dengan penetapan tersangka Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Masyarakat tak perlu resah. Ini kan belum pasti diblokir, diblokir itu juga 'kan dalam rangka pemeriksaan berkaitan sampai sejauh mana (kelanjutan kasus Benny Tjokro)," ucap Totok kepada Kompas.com, Jumat, (7/2/2020).

Baca juga: Hanson Tegaskan Kejagung Tak Bisa Memblokir Tanah 2 Perumahan Terkait Jiwasraya

Menurut Totok, Pemerintah atau aparat penegak hukum takkan berlaku sepihak terkait pemblokiran tanah.

Kalau para pembeli atau konsumen dua perumahan  yang dibangun PT Hanson International Tbk merasa keberatan, dapat menulis laporan yang ditujukan langsung kepada REI.

Nantinya, REI domisili daerah akan menindaklanjuti ke REI pusat terkait laporan tersebut.

"Jadi, kalau end-user (konsumen) punya permasalahan seperti itu tulis surat saja ke REI, nanti REI akan membantu fasilitasi kepada aparat penegak hukum," tegas Totok.

Fasilitas yang diberikan REI berupa crosscheck kepada aparat penegak hukum mengenai sejauh mana kasus tersebut berjalan.

Baca juga: Benny Tjokro Tersangka Jiwasraya, Hanson Gelar Pertemuan Direksi

Kalau pun nantinya tanah yang dibeli konsumen akan disita oleh Pemerintah, REI siap membantu menyuarakan hak-hak konsumen.

"Nanti, kita tindaklanjuti. Pasti itu, hak-hak konsumen kita dahulukan," lanjut Totok.

Sebelumnya, muncul kekhawatiran dari salah seorang konsumen Farid Assifa karena aset tanah dan propertinya akan diblokir Kejagung.

Farid membeli salah satu perumahan yang dibangun PT Hanson International Tbk yaitu, Forest Hill tepatnya di Blok S2 No 22 dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Farid mengatakan kabar mengenai pemblokiran tanah perumahan sangat mengejutkan dirinya.

"Kabar pemblokiran ini sangat mengejutkan. Karena sebagai konsumen, saya merupakan debitur yang taat membayar cicilan KPR. Selama setahun saya selalu mencicil KPR tepat waktu," ungkap Farid.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X