Hanson Tegaskan Kejagung Tak Bisa Memblokir Tanah 2 Perumahan Terkait Jiwasraya

Kompas.com - 08/02/2020, 06:30 WIB
CBD Millennium City, Serpong, Tangerang Selatan. Dokumentasi PT Pacific Millennium LandCBD Millennium City, Serpong, Tangerang Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Hanson International Tbk Adnan Tabrani tak sependapat dengan langkah Kejaksaan Agung ( Kejagung) yang memblokir tanah dua perumahan Forest Hill di Parungpanjang, dan Millenium City di Serpong.

Alasan Adnan, Kejagung tidak bisa memblokir tanah kedua perumahan tersebut karena bukan milik pribadi Benny Tjokrosaputro.

Pernyataan Adnan ini menanggapi langkah Kejagung yang memblokir tanah terkait penetapan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur Utama PT Hanson International Tbk sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT asuransi JIwasraya (Persero). 

Baca juga: Benny Tjokro Ditahan Kejagung, Hanson Pastikan Proyek Jalan Terus

"Kejagung tidak bisa memblokir sertipikat tanah perumahan, karena itu bukan punya Benny Tjokrosaputro sebagai pribadi. Kejagung pasti mengerti," tutur Adnan kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Adnan menjelaskan, PT Hanson International Tbk merupakan perusahaan milik publik. Kepemilikan saham Benny Tjokrosaputro di perusahaan ini pun hanya 6 persen.

Dalam struktur perusahaan PT Mandiri Mega Jaya (MMJ), sebagai pengembang perumahan Forest Hill Parungpanjang, saham PT Hanson International Tbk sebesar 99 persen.

Sementara MMJ memiliki 41 persen saham PT Pacific Millenium City yang mengembangkan Millenium City di Serpong.

"Jadi, Benny Tjokro hanya memiliki 6 persen x 99 persen x 41 persen atau 2,5 persen saja. Di Forest Hill cuma 6 persen. Jadi tidak bisa diambil 100 persen selruuh tanahnya," tukas Adnan.

Oleh karena itu, dia memastikan, konsumen Forest Hill dan Millenium City tak perlu resah akan kehilangan aset tanah karena diblokir Kejagung.

"Menurut keyakinan saya tidak terpengaruh dan aset konsumen aman," cetus Adnan.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X