Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sepi Kunjungan, Pasar Perkantoran Jakarta "Wait and See"

Kompas.com, 14 April 2020, 15:00 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, pasar perkantoran Jakarta sepi transaksi dan aktivitas kunjungan calon penyewa.

Kondisi ini tak hanya terjadi saat Pandemi Covid-19, melainkan sejak dua tahun terakhir. Pasar masih melakukan aksi wait and see.

Kendati demikian, kata Ferry, konstruksi proyek baru masih tetap berjalan, sementara penyelesaian gedung perkantoran hingga tahun 2021 masih sesuai rencana.

Hingga saat ini, sudah ada empat gedung yang rampung dibangun dan menambah jumlah pasokan ruang perkantoran seluas 212.000 meter persegi.

Adapun total pasokan pada kuartal I-2020 sebesar 6,87 juta meter persegi.

Baca juga: Menanti Badai Corona Berlalu, Perkantoran Jakarta Bakal Kembali Normal

Dia menambahkan, karena kondisi pasar masih pasif, dalam catatan Colliers belum ada pengembang yang berencana membangun gedung baru.

"Sampai saat ini belum ada lagi pengembang yang mengakukan rencana pembangunan gedung baru,"ucap Ferry dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Akan tetapi, hal tersebut lebih disebabkan proyeksi ekonomi yang melambat pada tahun 2020, apalagi jika pengembang belum mendapatkan komitmen awal dari calon penyewa.

Selain itu, di tengah pandemi ini, banyak perusahaan yang masih menahan diri untuk melakukan relokasi atau ekspansi. 

Ferry memprediksi, sebanyak tiga gedung perkantoran di area Central Business District (CBD) dan tujuh gedung di area non-CBD akan selesai dibangun sepanjang tahun ini.

Baca juga: Covid-19 Membuat Tarif Sewa Perkantoran CBD Jakarta Tertekan

Ketujuh bangunan tersebut diprediksi akan memberikan tambahan pasokan ruang perkantoran seluas 270.000 meter persegi pada 2020.

Dari total tersebut, sebanyak lima gedung diprediksi akan rampung pada kuartal II-2020.

"Sejauh ini, kami belum mendengar adanya rencana penundaan sehubungan dengan wabah yang tengah berlangsung," tulis laporan tersebut.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau