Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menanti Badai Corona Berlalu, Perkantoran Jakarta Bakal Kembali Normal

Kompas.com - 30/03/2020, 14:43 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah SARS-CoV-2 yang melanda berbagai negara di dunia turut memengaruhi bisnis properti khususnya penyewaan kantor di Asia Pasifik.

Riset terbaru Cushman & Wakefield berjudul APAC Office Report Outlook 2020 menyebutkan, selepas dampak ekonomi terkait perang dagang antara China dan Amerika Serikat, kawasan ini kembali diterpa badai pandemi Corona.

Menurut riset tersebut, pertumbuhan sewa kantor Grade A pada kuartal IV-2019 sudah menunjukkan ada pelambatan karena situasi ekonomi serta adanya pasokan baru.

Baca juga: Melihat Peluang Bisnis Perkantoran Dunia di Tengah Wabah Corona

Kondisi tersebut juga terjadi di pasar perkantoran Jakarta. Sejak tahun 2015, pasokan baru ruang perkantoran di area Central Business District (CBD) Jakarta seluas 2,2 juta meter persegi.

Hal ini membuat Jakarta mengalami kelebihan pasokan tiga tahun setelahnya.

Selain itu, riset ini juga menyebutkan dua area premium Jakarta yakni Thamrin dan Kuningan menjadi wilayah pengembangan paling atraktif, di mana 70 persen pasokan baru di CBD berada di dua area ini.

"Wabah Covid-19 ini mungkin akan memperpanjang situasi saat ini, dengan kondisi pasar sudah mengalami penurunan permintaan," ucap Director and Strategic Consulting Cushman & Wakefiled Indonesia Arief Rahardjo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Penurunan tingkat hunian

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingkat hunian menurun. Hal ini pun membuat permintaan diprediksi berada dalam kondisi serupa.

Arief mengatakan, penyerapan ruang perkantoran tahun ini diproyeksi hanya sebesar 50.000 meter persegi.

Tak hanya tingkat hunian, kondisi ini pun memengaruhi harga ruang perkantoran di Jakarta. Pada tahun 2019, harga sewa perkantoran mencapai Rp 354.000 per meter persegi.

Pada tahun ini, harga juga diperkirakan merosot menjadi Rp 336.000 per meter persegi per bulan.

"Dengan kondisi yang lebih menguntungkan penyewa, tenant diharapkan dapat mengambil keuntungan dari kondisi pasar dengan mencari tempat yang lebih berkualitas dengan harga sewa yang menarik," ucap Arief.

Namun hal ini tidak akan berlangsung lama. Pada tahun 2021, tingkat hunian diperkirakan meningkat.

Adapun penyerapan ruang kantor pada tahun 2021 diperkirakan seluas 290.000 meter persegi pada tahun 2021.

Baca juga: 75 Hektar, Ruang Kosong Perkantoran di Luar CBD Jakarta!

Meningkatnya angka penyerapan tersebut didorong oleh relokasi maupun perluasan penyewaan ruang dari tenant yang berasal dari sektor bisnis, perbankan dan keuangan, sektor jasa, asuransi, e-commerce, dan ruang kerja bersama (co-working space).

Selain itu, pada tahun 2021, harga sewa perkantoran per bulan diperkirakan kembali membaik pada tahun 2021 menjadi Rp 353.000 per meter persegi.

Untuk itu, salah satu cara guna membuat pasar kembali sehat adalah dengan mengurangi pasokan baru.

Menurut Arief, gelombang pasokan tersebut mulai berkurang akhir tahun 2019, jika sebelumnya 500.000 meter persegi per tahun menjadi 290.000 meter persegi.

Tren ini akan belanjut selama dua tahun ke depan, dengan jumlah pasokan yang diperkirakan mencapai 300.000 meter persegi per tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Hunian
Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Hunian
Lampaui Target, 'Marketing Sales' Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Lampaui Target, "Marketing Sales" Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Berita
Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau