Kementerian PUPR Kucurkan Rp 1,35 Triliun untuk Padat Karya Tunai

Kompas.com - 30/03/2020, 10:53 WIB
Irigasi Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRIrigasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR)  mempercepat realisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) 2020 dengan anggaran Rp 1,35 triliun.

Salah satunya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang menjangkau 6.000 lokasi

P3TGAI dilaksanakan dengan metode Swakelola-Pola Pemberdayaan–Partisipatif–Padat Karya dengan anggaran senilai Rp 225 juta.

Rinciannya, untuk pembangunan fisik 87 persen atau Rp 195 juta dan pendampingan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebesar 13 persen atau Rp 30 juta.

Program ini dilaksanakan oleh Balai Besar/Balai Wilayah Sungai Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air di seluruh Indonesia.

Baca juga: Proyek Infrastruktur Berlanjut, Pemerintah Jamin Hak Pekerja Konstruksi

Dengan percepatan realisasi program PKT, diharapkan dapat mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global akibat pandemi virus Corona.

Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mengalihkan anggaran mempertahankan daya beli masyarakat terutama rakyat kecil.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, program infrastruktur kerakyatan atau PKT  sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing,” ujar Basuki seperti dikutip Kompas.com dari laman resmi Kementerian PUPR, Sabtu (28/3/2020).

Khusus P3TGAI, merupakan pekerjaan pembangunan saluran irigasi tersier yang dikerjakan oleh petani atau penduduk setempat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X