Sejarah Bangunan Tionghoa Tertua di Jakarta

Kompas.com - 24/01/2020, 12:00 WIB
Umat Buddha bersembahyang di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (29/5/2018). Ibadah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2562BE/2018. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGUmat Buddha bersembahyang di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Selasa (29/5/2018). Ibadah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2562BE/2018.

Pada pintu gerbang besar, yang juga pintu masuk ke dalam wihara, tersusun gambar-gambar dan ukiran.

Jalan masuk utama memiliki pintu ganda yang dicat dengan gambar penjaga (men shen). Adapun fasad bangunan didesain dengan cukup rumit.

Heuken menjelaskan, terdapat jendela bundar yang dihiasi ornamen qi lins atau binatang yang menyerupai bentuk unicorn dalam mitologi Eropa, dan dianggap sebagai pertanda baik.

Lalu ada pula relief yang menggambarkan phoenix serta naga serta simbol permasuri dan kaisar.

Selain itu, halaman depan dari kuil utama dihiasi dengan patung Bao Gu Shi atau patung singa dan jin lu atau alat pembakar uang.

Sebelum memasuki ruang utama, terdapat tiga kuil kecil yaitu Hui Ze Miao atau kuil untuk leluhur Hakka, Di Cang Wang Miao, dan Xuan Tan Gong.

Keunikan bangunan ini ada pada atap melengkung yang dihiasi dengan ornamen naga serta tokoh-tokoh lainnya.

Baca juga: Sawahlunto, Kawasan Cagar Budaya, dan Orang-orang Rantai

Bagian atap didesain dengan bentuk yang lebih menjorok dan dianggap sebagai fitur yang paling indah pada bangunan ini.

Kelenteng Ancol

Kelenteng Ancol memiliki nama lain Da Bo Gong Miao atau lebih sering disebut Da Bo Gong atau Vihara Bahtera Bhakti.

Rumah ibadah ini merupakan tempat pemujaan kepada Fu-de zheng-shen atau Dewa Tanah dan Kekayaan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X