Menurut Jokowi, Pelaku Konstruksi Harus Tanggung Jawab atas 5 Hal

Kompas.com - 31/10/2018, 21:13 WIB
Presiden Joko Widodo dalam penyerahan sertifikat kompetensi kepada pekerja konstruksi se-Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2018). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAPresiden Joko Widodo dalam penyerahan sertifikat kompetensi kepada pekerja konstruksi se-Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dia pun menambahkan, beberapa tahun ini dunia konstruksi juga diramaikan dengan teknologi 3D printing. Maka dari itu, para pelaku industri konstruksi juga harus memperhatikannya.

Sebagai contoh, ucapnya, membangun rumah cuma 24 jam, membangun jembatan dengan cepat, bahkan nanti membangun kawasan industri bisa hanya dalam hitungan bulan.

"Itu bisa terjadi. Dulu hanya khayalan, sekarang sudah kejadian," tambah Jokowi.

Tanggung jawab kelima yakni berhubungan dengan pembiayaan. Dia mengungkapkan, tidak mungkin semua proyek infrastruktur dibiayai melalui APBN.

Untuk itu, pemerintah dan swasta perlu bekerja sama dalam membiayai suatu proyek.

"Saya tekankan ke semua kementerian harus creative financing, jangan tergantung APBN. Ada kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), ada juga pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah," tegasnya.

Dia mengungkapkan, pemerintah bisa menangani suatu proyek di daerah yang rendah dari aspek internal rate of return (IRR). Sebab, biasanya pihak swasta tidak mau mengerjakan proyek di daerah jenis itu.

Selanjutnya, kalau proyek infrastruktur di daerah dengan IRR sedang atau baik bisa dikerjakan oleh swasta dan badan usaha milik negara.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X