Savasa Cikarang, Optimisme Jepang Bangkitkan Properti Indonesia

Kompas.com - 16/09/2018, 06:00 WIB
Ilustrasi: Pengembang akan menaikkan lagi harga rumah pada 1 Januari 2015. ShutterstockIlustrasi: Pengembang akan menaikkan lagi harga rumah pada 1 Januari 2015.

Nama-nama perusahaan kakap macam Mitsui Corporation, JAL Hotels Corporation, Tokyu Land, Sumitomo, Kyoei Corporation, dan Shimizu Corporation termasuk generasi pertama yang jeli menangkap peluang menjanjikan yang ditawarkan industri properti Nasional.

Menyusul kemudian Marubeni, Kajima, Sojitz, Itochu sebagai generasi berikutnya. Menariknya, perusahaan-perusahaan ini tak hanya berbisnis inti sebagai developer juga kontraktor. 

Proyek-proyek yang mereka bangun mewujud menjadi properti-properti yang berpengaruh. Bahkan beberapa di antaranya berkontribusi positif dan mendorong pertumbuhan perekonomian Nasional, seperti kawasan industri.  

Satu bahasa yang kerap mereka kemukakan tentang pasar properti Indonesia adalah "potensi besar" yang terkait erat dengan demografi, populasi, dan peningkatan jumlah kelas menengah dengan daya beli semakin menanjak.

Itulah yang memotivasi Panasonic Group juga ikut bermain di sektor properti. Meskipun mereka sadar tahun ini sedang mengalami pelemahan, mereka tetap meyakini kebangkitan akan terjadi pada tahun-tahun mendatang.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X