Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2019, Crown Group Lansir Proyek Raksasa di Jakarta Utara

Kompas.com - 12/04/2018, 18:26 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia, Crown Group, akan melansir proyek perdana mereka di kawasan pantai Ancol, Jakarta Utara, pada tahun 2019 mendatang.

CEO Business Development Crown Group Iwan Sunito memastikan hal itu saat menjawab Kompas.com, dalam perbincangan santai di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Menurut Iwan, saat ini perkembangan proyek skala raksasa dengan konsep water front city  tersebut sudah sampai pada tahap finalisasi dokumen kesepakatan perjanjian kerja sama.

Baca juga : Iwan dan Paul, Duet Indonesia Penakluk Pasar Australia  

"Kami sudah sepakat. Namun, nota kesepahaman atau memorandum of understanding-nya belum ditandatangani karena masih ada beberapa hal yang belum rampung," beber Iwan.

Kendala dimaksud adalah terkait dengan zonasi lahan yang berpotensi untuk berubah. Iwan beserta timnya akan memastikan zonasi lahan tersebut agar tidak bermasalah di kemudian hari.

"Tapi, so far, itu bagus ya buat proyek kami. Supaya lebih jelas. Sekitar dua hingga empat minggu lagi-lah targetnya rampung itu semua," cetus Iwan.

Ilustrasi apartementhinkstock Ilustrasi apartemen
Di kawasan pantai Jakarta Utara seluas 10 hektar tersebut, Crown menggandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dengan skema berbagi modal, masing-masing 50:50.

Mereka akan mengembangkan apartemen sebanyak 4.000 hingga 5.000 unit dengan estimasi nilai penjualan Rp 7 triliun.

Komposisi permodalan dan jumlah total unit hunian ini mengalami revisi seiring perubahan desain untuk mengakomodasi dinamika pasar yang menurut Iwan sangat besar dan potensial.

Baca juga : Crown Incar Rp 5 Triliun dari Proyek Multifungsi Jakarta Utara

Terlebih untuk apartemen dengan rentang harga Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per meter persegi yang dikembangkan dengan konsep multifungsi dan water front

"Harga segitu masih affordable untuk hunian dengan kelas resor hadap pantai. Pasarnya sangat besar ya. Consummer confidence-nya growing ya. Lihat saja penjualan Sinarmas Land, Ciputra itu rata-rata di atas Rp 4 triliun," tambah Iwan.

Ilustrasi.www.shutterstock.com Ilustrasi.
Kelas menengah atas menjadi sasaran utama Crown dalam memasarkan proyek hunian dengan penekanan pada kualitas desain, material bangunan, serta pekerjaan konstruksi ini.

Selain apartemen, Crown juga bakal melengkapi proyek ini dengan sejumlah fasilitas yang terkait dengan lokasi tepi pantai.

Baca juga : Pengembang Indonesia Garap Kampung Modern di Australia

Fasilitas tersebut di antaranya adalah marina yang diperuntukan bagi para penghuni, area ritel, pusat hiburan, dan komersial.

Pengembangan multifungsi di kawasan Ancol ini merupakan proyek katalis dan bagian dari rencana besar Crown di Indonesia.

Selain properti berkonsep water front city, mereka juga segera menggarap apartemen di Alam Sutera, Tangerang. 

Harga yang dibanderol untuk apartemen di kawasan barat Jakarta ini serentang 25 juta per meter persegi. 
 
"Tiap unitnya dibuat compact. Disesuaikan dengan kebutuhan pasar sasaran," tuntas Iwan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com