Basuki Tugaskan Ahli Kaji Jembatan dan Terowongan Kereta Cepat

Kompas.com - 27/10/2017, 22:00 WIB
Presiden Joko WIdodo saat menghadiri groundbreaking proyek kereta ce[at, Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung, Kamis (21/1/2016). Kompas.com/ Yoga SukmanaPresiden Joko WIdodo saat menghadiri groundbreaking proyek kereta ce[at, Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung, Kamis (21/1/2016).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pembangunan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung akan dimulai dalam waktu dekat.

Untuk mempercepat konstruksi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menugaskan Komite Keamanan Jembatan Panjang.

"Panjang kereta cepat 180 kilometer itu 30 persen yang adgrit, 40 persen itu jembatan seperti Cisomang (di Tol Purbaleunyi), 30 persen terowongan," ujar Basuki usai pertemuan dengan perwakilan Jepang di kantornya, Jumat, (27/10/2017).

Menurut dia, pembangunan konstruksi itu membutuhkan ketelitian dalam desain. Hal tersebut juga berpengaruh pada pembiayaan proyek ke depannya.

Basuki mengatakan, biasanya dalam pembangunan terowongan ataupun jembatan ada kondisi yang tidak terduga.

Contohnya proses pembangunan Jembatan Cisomang, yang pengeborannya tidak langsung berhasil dalam satu kesempatan.

Dengan demikian harus mencari model konstruksi lain yang berdampak pada bertambahnya pembiayaan. Jika ada pekerjaan yang berubah, maka biaya pembangunan harus dihitung kembali .

"Sekarang Rp 60 triliun kalau makin molor (pekerjaannya), anggaran akan makin naik jadi harus dihitung lagi. Hitungannya di BPPT," jelas Basuki.

Pembangunan terowongan

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sudah dimulai.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.