Cagar Budaya Pasar Cinde Dibongkar, Ini Sikap IAI

Kompas.com - 05/10/2017, 15:29 WIB
Kondisi Pasar Cinde setelah dibongkar, Kamis (5/10/2017). Komunitas Save CindeKondisi Pasar Cinde setelah dibongkar, Kamis (5/10/2017).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyesalkan kegiatan pembongkaran Pasar Cinde di Palembang, Sumatera Selatan, yang telah dimulai sejak awal September lalu.

Meski telah dilarang oleh pemerintah daerah setempat, namun langkah pembongkaran tetap dilakukan.

Pasar Cinde sebelumnya telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Palembang berdasarkan Surat Keputusan Nomor 179a/KPTS/DISBUD/2017.

Rencananya, pasar itu akan disulap menjadi pusat perdagangan dan perbelanjaan yang lebih modern untuk menunjang Asian Games 2018.

"Bersama ini kami Pengurus Nasional IAI menyatakan Menolak kegiatan pembongkaran Pasar Cinde, Palembang, Sumatera Selatan, karena obyek tersebut telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya," kata Ketua Badan Pelestarian Arsitektur IAI, Aditya W Fitrianto dalam keterangan tertulis yang diterima KompasProperti, Kamis (5/10/2017).

Kondisi Pasar Cinde setelah dibongkar, Kamis (5/10/2017).Komunitas Save Cinde Kondisi Pasar Cinde setelah dibongkar, Kamis (5/10/2017).

Selain melanggar keputusan Wali Kota Palembang, menurut Adit, pembongkaran itu juga telah melanggar Undang-undang No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, kata dia, IAI mendesak agar kegiatan pembongkaran Pasar Cinde segera dihentikan.

Di samping meminta agar pengembang dan Pemprov Sumatera Selatan menaati rekomendasi Tim Kajian Pelestarian.

Pasar Cinde di Palembang, Sumatera Selatan, setelah dibongkar.Komunitas Save Cinde Pasar Cinde di Palembang, Sumatera Selatan, setelah dibongkar.

Selain itu, ia meminta agar Pemprov dan pengembang mengubah strategi pengembangan pasar dan fasilitas baru dalam kerangka revitalisasi Pasar Cinde terpadu, dengan mempertahankan salah satu aset sejarah Kota Palembang.

"Selanjutnya, IAI melarang seluruh anggotanya untuk terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, dalam proses pembongkaran Pasar Cinde, Palembang, perancangan dan pembangunan bangunan baru di lokasi tersebut," tandasnya.

Kondisi Pasar Cinde saat mulai dibongkar.Komunitas Save Cinde Kondisi Pasar Cinde saat mulai dibongkar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X