Vasanta Bangun Proyek Wisata Terpadu Labuan Bajo 125 Juta Dollar AS

Kompas.com - 03/05/2021, 11:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Vasanta Group melalui PT Graha Properti Sentosa memulai pembangunan Mawatu, Pantai Batu Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mawatu merupakan proyek mixed-use tourism development seluas 12 hektar dengan konsep kawasan wisata terpadu pinggir pantai.

Direktur PT Graha Properti Sentosa Erick Wihardja mengatakan, pengembangan proyek Mawatu ini sejalan dengan program pemerintah yang menjadikan Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSPS).

Baca juga: Jurassic Park, Penolakan Warga, dan Upaya Perlindungan Habitat Komodo

Erick yakin Mawatu akan melengkapi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata favorit selain Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Komodo, Wae Rebo, Sawah Lingko dan masih banyak destinasi lainnya.

Mawatu mengintegrasikan hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan.

Kawasan wisata terpadu ini juga dilengkapi dermaga untuk kapal singgah para pengunjung.

Oleh karena itulah, pengembangkan proyek ini membutuhkan nilai investasi sekitar 125 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 1,8 triliun.

Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan ini, Graha Properti Sentosa membuka kemungkinan untuk investor lain bergabung dalam pengembangan Mawatu.

Baca juga: Badan Otorita Labuan Bajo Incar 1,5 Juta Wisatawan Per Tahun

"Saat ini sudah ada pembicaraan serius dengan sejumlah investor yang tertarik bergabung, baik dalam negeri maupun internasional," ungkap Erick menjawab Kompas.com, Senin (03/05/2021).

Erick menjelaskan, konsep pengembangan yang diusung bertema “The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo”.

Mawatu, Pantai Batu Cermin, Labuan Bajo, NTTVasanta Group Mawatu, Pantai Batu Cermin, Labuan Bajo, NTT
Desain arsitekturnya mengadopsi langgam modern tradisional dan menyatu dengan alam dan kontur tanah asli.

"Kami juga menerapkan konsep pariwisata ramah lingkungan, tanpa kendaraan bermotor di dalam area Mawatu yang akan menambah kenyamanan pengunjung," imbuh Erick.

Tahap pertama pembangunan direncanakan selesai pada akhir kuartal tahun 2022, Mawatu akan menyelesaikan konstruksi pusat perbelanjaan, dan lifestyle hotel berbintang empat.

Baca juga: Selain Labuan Bajo, Tiga Kawasan di Kupang Ikut Dipercantik

Selaras dengan itu dibangun juga alun-alun kota untuk kegiatan seni, musik dan tempat berkumpul, hotel/vila terapung, serta pusat UMKM yang merupakan dukungan Mawatu untuk para pedagang kecil di sekitar kawasan.

Khusus hotel/vila terapung merupakan rumah panjang yang disebut tribal house. Ini merupakan hotel berkonsep rumah panggung di atas air yang akan menjadi salah satu kebanggaan Mawatu.

Desainnya terinspirasi dari rumah tradisional yang digabungkan dengan kenyamanan hotel berbintang di atas air.

Sementara tahap kedua rencananya akan menyelesaikan pembangunan hotel berbintang lima dan residential villa.

Erick mengungkapkan, hingga kini masih dalam tahap pembicaraan dengan beberapa operator hotel dan resort bintang lima yang paling cocok hadir di Mawatu.

"Jadi, untuk saat ini kami belum dapat mengumumkan siapa operator hotelnya. Kami akan umumkan kepada pubik bila sudah ada perkembangannya," ucap Erick.

Pengembangan Mawatu secara keseluruhan direncanakan tuntas dalam kurun lima hingga enam tahun ke depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3  Kelebihan Menggunakan Rumput Sintetis di Halaman Depan Rumah

3 Kelebihan Menggunakan Rumput Sintetis di Halaman Depan Rumah

Tips
Semua Jenis Kendaraan Diprediksi Lintasi Tol Kuala Tanjung-Parapat

Semua Jenis Kendaraan Diprediksi Lintasi Tol Kuala Tanjung-Parapat

Berita
Bertaburan Hotel Mewah Internasional, Jakarta Masuk 'Top Tier Cities' Dunia

Bertaburan Hotel Mewah Internasional, Jakarta Masuk "Top Tier Cities" Dunia

Berita
Hati-hati, Bakal Ada Perbaikan di Ruas Tol JORR E, Catat Waktu dan Lokasinya

Hati-hati, Bakal Ada Perbaikan di Ruas Tol JORR E, Catat Waktu dan Lokasinya

Berita
Kata Basuki, Sungai Ciliwung Bisa Jadi Sumber Air Baku DKI Jakarta

Kata Basuki, Sungai Ciliwung Bisa Jadi Sumber Air Baku DKI Jakarta

Berita
Pertaruhan Hamawas: Tiga Seksi Tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat

Pertaruhan Hamawas: Tiga Seksi Tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat

Berita
Bawa Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ini Deretan Properti Milik Lionel Messi

Bawa Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2022, Ini Deretan Properti Milik Lionel Messi

Berita
Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi Bangunan Publik Rusak di Cianjur, Ini Daftarnya

Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi Bangunan Publik Rusak di Cianjur, Ini Daftarnya

Berita
Bangun Huntap Bagi Korban Gempa Cianjur, Pemerintah Siapkan Lahan 32 Hektar

Bangun Huntap Bagi Korban Gempa Cianjur, Pemerintah Siapkan Lahan 32 Hektar

Hunian
Tahun 2023, Nilai Konstruksi Proyek Industri Diprediksi Naik Tipis

Tahun 2023, Nilai Konstruksi Proyek Industri Diprediksi Naik Tipis

Berita
5 Hal yang Harus Dibersihkan Sebelum Memasuki Perayaan Natal

5 Hal yang Harus Dibersihkan Sebelum Memasuki Perayaan Natal

Tips
Jelang Libur Natal, Ini Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalan Nasional Sulsel

Jelang Libur Natal, Ini Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalan Nasional Sulsel

Berita
Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Hunian
[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi 'Scenic Tollroad'

[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi "Scenic Tollroad"

Berita
4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.