Dukung PON Papua, Pemerintah Bangun 15 Rusun Rp 330,4 Miliar

Kompas.com - 27/10/2020, 09:30 WIB
Salah satu pembangunan rusun untuk mendukung PON XX di Papua. Dok. TIM KOMUNIKASI PUBLIK BALAI PELAKSANA PENYEDIAAN PERUMAHAN WILAYAH PAPUA I / BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRSalah satu pembangunan rusun untuk mendukung PON XX di Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan membangun 15 menara rumah susun (rusun) di Provinsi Papua.

Pembangunan 15 menara rusun tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Provinsi Papua.

"Total ada 15 rusun yang kami bangun untuk PON di Papua," tegas Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua I Omri Sianturi dalam siaran pers, Senin (26/10/2020).

Rusun tersebut digunakan untuk tempat tinggal para official serta atlet yang mengikuti perhelatan akbar tersebut.

Omri mengungkapkan, total anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan 15 menara rusun tersebut sebesar Rp 330,4 miliar.

Dia melanjutkan, BP2P Wilayah Papua I bersama Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua turut mendukung pelaksanaan acara bergengsi yang digelar di wilayah itu, salah satunya melalui pembangunan rusun sejak tahun 2016.

Baca juga: Tiga Arena PON XX Rampung, Tunggu Sertifikasi Federasi Internasional

Pembangunan 15 menara rusun tersebut tersebar di 3 Kabupaten dan 1 Kota di Papua yakni, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Merauke, serta Kota Jayapura.

Rinciannya, 4 menara di Kota Jayapura, 3 menara di Kabupaten Merauke, dan 2 menara di Kabypaten Jayapura dengan total 9 menara rampung dikerjakan.

Sementara, 2 menara di Jayapura masih dalam proses penyelesaian, 2 menara di Kabupaten Jayapura masih dalam proses pembangunan, serta 2 menara di Merauke sedang dalam pembangunan. 

Selama ini, pembangunan rusun tersebut telah berjalan dengan baik berkat adanya koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Setelah perhelatan akbar tersebut selesai, rusun tersebut akan diperuntukkan bagi tempat tinggal Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/POLRI, Pelajar/Mahasiswa, Santriwan/Santriwati, serta Jemaat Gereja.

“Kami berharap pembangunan rusun dapat memberikan kelancaran proses pelaksanaan PON XX Tahun 2021 dan mampu mengurangi angka backlog perumahan di Provinsi Papua," tutur Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Yohanes R. Rumbewas. 

Perlu diketahui, PON XX Papua 2021 yang diselenggarakan di Papua dan berlangsung selama 20 Oktober hingga 4 November 2021. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X