Pendapatan Bersih Acset Turun 68,7 Persen

Kompas.com - 26/10/2020, 21:00 WIB
PT Acset Indonesia Tbk memperoleha kontrak baru Rp 289 miliar, satu di antaranya berasal dari Jalan Tol Akses Bandara Kerajati Jawa Barat. AcsetPT Acset Indonesia Tbk memperoleha kontrak baru Rp 289 miliar, satu di antaranya berasal dari Jalan Tol Akses Bandara Kerajati Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Acset Indonusa Tbk ( ACSET) mencatat pendapatan bersih Kuartal III-2020 senilai Rp 960,73 miliar.

Angka ini turun sebesar 68,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,07 triliun.

Secara konsekutif, hal ini memengaruhi kenaikan rugi bersih sebesar 0,14 persen dari Rp 752,31 miliar menjadi Rp 753,38 miliar.

Berdasarkan lini bisnis, sektor infrastruktur berkontribusi sebesar 53 persen terhadap total pendapatan bersih.

Disusul konstruksi sebesar 32 persen, fondasi 10 persen dan sektor lainnya sebesar lima persen.

Baca juga: Soal Divestasi Waskita Karya, Jasa Marga Pilih Minoritas

Pada kuartal yang sama, Perseroan secara resmi telah menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II dengan total perolehan dana senilai Rp 1,5 triliun.

Seluruh dana tersebut digunakan Perseroan untuk melakukan pembayaran sebagian shareholder loan kepada PT United Tractors Tbk.

Presiden Direktur Acset Idot Supriadi mengatakan, di tengah kondisi yang menantang ini, Perseroan terus berupaya melakukan efisiensi dalam pengelolaan modal kerja yang tecermin dalam penurunan signifikan atas biaya keuangan Perseroan.

"Perlambatan industri domestik maupun global akibat pandemi Covid-19 masih berperan cukup besar terhadap performa Perseroan, khususnya dalam pencatatan kerugian Perusahaan Tahun 2020," tutur Idot dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Pandemi juga memengaruhi aktivitas operasional proyek-proyek Acset yang tengah berjalan, dan sejumlah tender-tender proyek baru.

Hingga kini, Acset mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp 289miliar, salah satunya yakni Proyek Jalan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati pada Agustus lalu.

"Perseroan masih terus aktif mengikuti tender-tender yang ada dan mengambil momentum ini sebagai waktu yang tepat untuk proses perbaikan internal yang kontinu, khususnya dalam aspek operational excellence," tuntas Idot.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X