Peritel Perlu Manfaatkan Data dan Kembangkan Inovasi

Kompas.com - 14/10/2020, 15:43 WIB
Ilustrasi mal shironosovIlustrasi mal

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah menghantam berbagai lapisan sektor properti, tak terkecuali mal atau pusat perbelanjaan.

Berdasarkan catatan APPBI terakhir saat dimulainya PSBB pengetatan, tingkat kunjungan mal anjlok hingga tersisa 10 persen.

Penurunan tajam tingkat kunjungan mal ini juga berbanding lurus pada kemerosotan penjualan para penyewa di pusat perbelanjaan.

Meski begitu, para penyewa dapat memanfaatkan ilmu data untuk memaksimalkan operasional bisnis mereka dan melakukan inovasi produk atau Stock Keeping Unit (SKU).

Senior Associate Director Retail Services Colliers International Indonesia Sander Halsema mengatakan hal itu dalam laporannya yang diterima Kompas.com, Selasa (13/10/2020).

Menurut Sander, ilmu data dan inovasi produk perlu dilakukan pada kondisi saat ini, mengingat penjualan secara daring justru mengalami peningkatan.

"Terlepas dari situasi ekonomi yang tidak stabil saat ini, hal itu tidak menutup pintu peluang yang dimiliki properti ritel," ujar Sander.

Dia mencontohkan, salah satu jaringan kedai kopi terkenal di Indonesia menggunakan ilmu data untuk menentukan tempat membuka gerai baru.

Awalnya, mayoritas gerai mereka dibuka di kawasan Central Business District ( CBD) dan kawasan padat penduduk lainnya yang mana banyak orang bekerja dan menghabiskan waktu untuk beraktivitas sehari-hari. 

Baca juga: Karena Resesi, Peritel Bakal Ekspansi Toko Stand-Alone

Saat Pandemi Covid-19 mengancam, kebanyakan karyawan melakukan kerja dari rumah atau work from home ( WFH) di mana jauh dari lokasi jaringan toko tersebut berada.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X