Begini Perkembangan Koridor Pendukung Jalan Tol Trans-Sumatera

Kompas.com - 14/10/2020, 13:00 WIB
Ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung pada koridor pendukung Tol Trans Sumatera, Palembang-Bengkulu. Dok. PT Hutama Karya (Persero).Ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung pada koridor pendukung Tol Trans Sumatera, Palembang-Bengkulu.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) tengah membangun salah satu ruas feeder atau koridor pendukung Jalan Tol Trans Sumatera ( JTTS) yakni, Tol Palembang-Bengkulu.

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto mengatakan, progres pembangunan JTTS di sepanjang koridor Tol Palembang–Bengkulu berjalan cukup baik.

“Meski ditengah situasi Pandemi Covid-19, proyek pembangunan di masing-masing ruas yang kami targetkan konstruksi tahun ini terus berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat," ungkap Suroto dalam siaran pers, Rabu (14/10/2020).

Suroto melanjutkan, ruas Simpang Indralaya–Muara Enim dan Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu telah dimulai proses konstruksinya. Sedangkan, ruas Muara Enim-Lubuk Linggau masih dalam tahap persiapan.

Progres konstruksi pada koridor pendukung Palembang–Bengkulu yakni, Simpang Indralaya–Muara Enim dengan Seksi 1 Indralaya–Prabumulih telah mencapai 17 persen dan Seksi 2 Prabumulih–Muara Enim mencapai 4 persen.

Sementara itu, ruas Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu dengan Seksi 1 Bengkulu-Taba Penanjung telah mencapai 51 persen dan pembebasan lahan sebesar 70 persen.

Suroto mengungkapkan, keberadaan Tol Palembang-Bengkulu ini didukung penuh oleh komponen masyarakat.

Baca juga: Hutama Karya Targetkan Modifikasi SS Romokalisari Tuntas Juli 2021

Menurut dia, berkat dukungan masyarakat, proses pembebasan lahan bisa bergerak secara maksimal dan konstruksi terus berjalan.

"Kami berharap kedepannya, proses percepatan pembangunan JTTS ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait. Sehingga, minim kendala dan dapat terus menghubungkan kebaikan untuk masyarakat Indonesia," pungkas Suroto.

Perlu diketahui, koridor pendukung Tol Palembang–Bengkulu terdiri dari tiga ruas yakni, ruas
Simpang Indralaya–Muara Enim sepanjang 119 kilometer yang terbagi menjadi 2 seksi.

Seksi 1 Indralaya-Prabumulih sepanjang 65 kilometer dan Seksi 2 Prabumulih-Muara Enim sepanjang 54 kilometer.

Kedua, ruas Muara Enim–Lubuk Linggau sepanjang 115 kilometer, serta ruas Lubuk Linggau-Curup–Bengkulu sepanjang 96 kilometer yang terbagi menjadi 3 seksi.

Seksi 1 Bengkulu–Taba Penanjung sepanjang 18 kilometer, Seksi 2 Taba Penanjung–Kepahiang sepanjang 28 kilometer, serta Seksi 3 Kepahiang–Lubuk Linggau sepanjang 54 kilometer.

Ketiga ruas ini merupakan perluasan dari ruas Palembang–Simpang Indralaya sepanjang 22 kilometer yang telah beroperasi penuh sejak 2018 silam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X