Tak Mau Kalah, Kaltim Unjuk Gigi Tawarkan 4 Proyek Unggulan

Kompas.com - 07/10/2020, 19:14 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dok Biro Humas Pemprov KaltimKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Barat, kini Kalimantan Timur (Kaltim) unjuk gigi dengan menawarkan empat proyek unggulan bersifat ready to offer dalam acara Road to Indonesia Investment Day 2020 ke-9, Selasa (6/10/2020).

Acara tersebut dilaksanakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura yang didukung perwakilan Bank Indonesia dan Badan Koordinasi Penanaman Modal di Singapura (IIPC).

Keempat proyek yang ditawarkan oleh Kaltim secara keseluruhan dipresentasikan yakni, Special Economic Zone Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kariangau Industrial Park, Balikpapan City Waste Management Project (PPP Scheme), serta Balikpapan–Penajam Paser Utara Toll Bridge Project.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Singapura Didik Eko Pujianto mengungkapkan, Kaltim merupakan Provinsi dengan sumber daya alam yang sangat melimpah.

Baca juga: Giliran Jawa Barat Tawarkan 7 Proyek Unggulan ke Investor

"Selain kaya akan sumber daya alam minyak, batu bara dan gas, Kaltim juga dikenal dengan potensi sumber daya alam kelapa sawit, kayu, karet, serta perikanan," terang Didik dalam siaran pers, Rabu (7/10/2020).

Sementara Gubernur Kaltim Hadi Mulyani mengklaim, daerah yang dipimpinnya itu memiliki potensi investasi sangat besar.

Beberapa proyek investasi yangg tengah berjalan merupakan proyek-proyek investasi prioritas Pemerintah Indonesia.

Hadi pun optimistis, adanya wacana pemindahan ibu kota baru Indonesia ke Kaltim akan membuat daerah tersebut dapat menarik para investor mancanegara.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia ( BI) Perry Warjiyo mengatakan, stabilitas makro dan keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkisambungan sangat penting dilakukan.

Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) pun siap memfasilitasi para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia.

"Termasuk soal kemudahan perizinan, pemberian insentif, serta jaminan investasi," pungkas Kepala BKPM Bahlil Lahadalila.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X