Kompas.com - 29/09/2020, 13:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Tahap II atau PSBB Pengetatan pada 14 September silam.

Anies mengizinkan pasar dan pusat perbelanjaan di Jakarta tetap beroperasi, namun dengan ketentuan khusus.

Ketentuan khusus tersebut adalah penerapan batas kapasitas paling banyak 50 persen pengunjung yang berada dalam lokasi pada waktu bersamaan.

PSBB Tahap II atau Pengetatan ini ternyata membuat para pengunjung beralih mendatangi mal di pinggiran Jakarta.

Tentu saja, perbedaan aturan antara PSBB Jakarta dan wilayah pinggiran menyebabkan para pengusaha mal di Jakarta merasa iri.

Sebut saja, pengelola Lotte Shopping Avenue yang melaporkan bahwa beberapa pengunjung berbelanja dan dine-in (makan di tempat) di mal pinggiran Jakarta.

Baca juga: Pengusaha Ritel Minta Larangan Dine-In di Restoran dan Kafe Dicabut

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah membenarkan fenomena tersebut.

"Kemarin hari Minggu itu Cibubur, Bekasi, Tangerang itu ramai sekali mal-malnya. Jadi, memang ada limpahan dari Jakarta," kata Budihardjo.

Meski begitu, fenomena tingginya kunjungan mal di pinggiran Jakarta hanya terjadi pada saat weekend (akhir pekan).

Sementara pada weekdays (hari kerja) belum terlihat tanda-tanda limpahan pengunjung di mal-mal daerah tersebut.

Menurut Budi, mal yang telah memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 berhak mendapatkan privilege (keistimewaan) untuk beroperasional.

Dengan begitu, mal atau pusat perbelanjaan yang belum menerapkan protokol kesehatan dapat melakukan hal serupa.

"Jadi, jangan sampai sudah betul, tapi masih ditutup (tak beroperasional). Sedangkan, pada saat kami tutup ada tempat-tempat boleh buka (tidak mengikuti protokol kesehatan)," tegas Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.