Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/09/2020, 21:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengalokasikan Rp 27 triliun untuk pembebasan tanah tol hingga akhir Tahun 2020.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dana tersebut dianggarkan untuk mendukung percepatan pembangunan jalan tol yang dimulai pada Kuartal III tahun ini.

"Tanah termasuk salah satu masalah yang krusial. Untuk itu kita percepat pembebasannya. Ini strategi kita juga agar defisit pertumbuhan ekonomi kita terus menurun menjadi minus 0,5 persen atau plus 0,5 persen," kata Luhut menjawab Kompas.com, Kamis (9/9/2020).

Namun, percepatan pembebasan lahan ini juga harus tertib administrasi dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Soal Kontroversi Kenaikan Tarif Tol, Luhut Bilang Emang Gue Pikirin

Selain tertib administrasi, Luhut juga meminta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan tol harus melaksanakan kajian kelayakan atau feasibility study dengan benar agar menarik investor.

Terlebih RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law akan segera disahkan yang menurut Luhut bisa menjadi trigger atau daya tarik bagi investor untuk mau berinvestasi di jalan tol.

Oleh karena itu, profesionalisme harus dijaga. Tidak hanya dalam merancang jalan tol dengan desain mumpuni, kualitas pekerjaan yang baik, juga memegang teguh komitmen dengan investor.

Menurut Luhut, komitmen dengan investor baik domestik maupun asing harus dilaksanakan. Termasuk komitmen soal kenaikan tarif tol, apa yang sudah dijanjikan pada investor harus dilaksanakan.

"Saya pikir kalau ada kontroversi kecil-kecil, ya jadi ajalah. emang gue pikirin. Ya ga begitu (kontroversi) juga. Karena investor itu juga harus nyaman dengan kita. Apa yang sudah kita janjikan, kita harus terlibat dan laksanakan," tegas Luhut. 

Baca juga: Delapan Ruas Tol Dibangun, Telan Investasi Rp 100 Triliun

Untuk menggairahkan investasi produktif melalui pembangunan jalan tol ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan pembangunan 8 ruas tol baru .

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+