11.414 Lokasi Perumahan Tercatat di Aplikasi SiKumbang

Kompas.com - 05/09/2020, 08:08 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan ( PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat sebanyak 11.414 lokasi perumahan telah tercatat pada aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang ( SiKumbang)

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, pengembang dari lokasi-lokasi perumahan tersebut merupakan anggota dari 20 asosiasi developer perumahan.

Tak hanya lokasi perumahan, PPDPP juga mencatat sebanyak 500.605 unit prumah tapak juga tercatat pada aplikasi tersebut.

Baca juga: Lebih dari 100.000 Rumah Subsidi Terdaftar di Aplikasi SiKumbang

Dari jumlah tersebut, sebanyak 257.647 unit tapak ssubsidi dinyatakan terjual dan 1.604 unit rumah susun sudah terdaftar dengan 387 unit rumah subsidi yang telah terjual.

"Dengan adanya data riil saat ini dari sisi supply dan demand perumahan, maka semua menjadi lebih akuntabel, transparan, efisien dan cepat," kata Arief melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (4/9/2020).

Arief menambahkan, data ini menjadi pertimbangan dan masukan kepada Kementerian Keuangan terkait penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumaahan ( FLPP) ke depannya.

Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Totok Lusida terus mendorong anggotanya untuk memasukkan data perumahan yang dikembangkan ke aplikasi ini.

Baca juga: SiKasep Jadi Wadah Penyaluran Bantuan Perumahan

Sementara Ketua Umum DPP Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Endang Kawidjaja menyampaikan masukan terkaiit persiapan perangkat hukum jika terjadi double booking.

Dia berharap PPDPP terus memperkuat sistemnya agar terhindar dari gangguan teknis.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X