Lima Sengketa Tanah yang Dianggap Hambat Pembangunan di Sumatera Utara

Kompas.com - 30/07/2020, 10:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sengketa dan konflik tanah masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di Provinsi Sumatera Utara.

Di provinsi ini, terdapat lima sengketa dan konflik tanah besar yang belum terselesaikan. Kelimanya adalah Eks HGU PTPN II seluas 5.873,06 hektar, HGU Nomor 171/Simalingkar, HGU Nomor 92/Sei Mencirim, Pembangunan Sport Centre di Kota Medan, serta Konflik Tanah di Sarirejo.

Sengketa dan konflik tanah ini telah berlangsung lama, berlarut-larut, dan dianggap menghambat pembangunan.

Oleh karena itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengatakan, permasalahan tanah ini harus dituntaskan melalui skema penyelesaian khusus.

Baca juga: Penjelasan Kementerian ATR/BPN Terkait Konflik Tanah Tamansari Bandung

Pasalnya, penyelesaian sengketa pertanahan di Sumatra Utara saat ini diikuti terus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk itu Kementerian ATR/BPN melalui Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Utara menggandeng Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Setiap permasalahan tersebut sudah dibuat skema penyelesaiannya dengan melibatkan unsur Forkopimda," kata Sofyan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan dan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Provinsi Sumatra Utara di Pendopo Gubernur Sumatra Utara, Medan, seperti dikutip Kompas.comi, Kamis (30/7/2020).

Sofyan menjelaskan, untuk penyelesaian sengketa tanah HGU Nomor 171 di Simalingkar sudah dibentuk tim inventarisasi serta diterbitkan daftar nominator.

Sementara kasus eks KGU Nomor 92/Sei Mencirim, PTPN II sudah mengajukan permohonan pembatalan Sertipikat Hak Milik (SHM) yang dimohon masyarakat dan jika ada SHM masyarakat yang masuk ke lokasi HGU akan diberikan tali asih.

Demikian halnya dengan konflik tanah PTPN II seluas 5.873,06, Sofyan mengatakan, sudah dibuat skema penyelesaiannya.

"Terakhir, terkait permasalahan tanah TNI Angkatan Udara di Kelurahan Sarirejo juga sudah dilakukan pertemuan dengan KSAU serta sudah dibuat skema penyelesaiannya," imbuh Sofyan.

Gubernur Provinsi Sumatra Utara Edy Rahmayadi menambahkan, penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan di Provinsi Sumatra Utara memang sangat mendesak.

Baginya, sengketa dan konflik tanah yang terjadi selama ini sudah sangat berlarut-larut.

"Kita perlu kondisi yang aman agar pembangunan dapat terus berlangsung. Selain itu, penyelesaian masalah pertanahan dapat menghadirkan kepastian akan kepemilikan tanah bagi masyarakat," kata Edy.

Pada kesempatan yang sama, diserahkan 39 sertipikat tanah Hak Pakai kepada Gubernur Provinsi Sumatra Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi
Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Perumahan
Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Hunian
Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Perumahan
Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Berita
Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Arsitektur
Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Fasilitas
Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Tips
Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Berita
Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Umum
Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Berita
Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Hunian
Meski Jadi 'Pulau Lengkap', Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Meski Jadi "Pulau Lengkap", Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.