Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penlok Terbit, Kontrak Pengusahaan Tol Solo-Yogyakarta Diteken Kuartal IV-2020

Kompas.com, 29 Juli 2020, 12:14 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Tol Solo-Yogyakarta diharapkan dapat ditandatangani pada Kuartal IV-2020 menyusul terbitnya penetapan peta lokasi rencana pembangunan Tol Solo-Yogyakarta Seksi 1-2 di wilayah Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Penetapan peta lokasi pembangunan Tol Solo-Yogyakarta ini ditandatangani oleh Gubernur Provinsi DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 10 Juli 2020.

Adapun lokasinya mencakup lahan seluas 1.774.352 meter persegi yang tersebar di 14 desa, yakni Desa Bokoharjo Kecamatan Prambanan, Desa Selomartani, Desa Tamanmartani, Desa Tirtomartani, dan Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan.

Baca juga: Basuki Tegaskan Tol Solo-Yogyakarta Tak Ganggu Situs Monjali

Kemudian Desa Maguwoharjo, Desa Condongcatur, dan Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Desa Sinduadi, Desa Sendangadi, Desa Tlogoadi, dan Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengungkapkan, setelah PPJT konstruksi bisa segera dimulai jika sudah terdapat tanah bebas yang diserahterimakan untuk konstruksi.

"Kuartal IV, diharapkan sudah PPJT dan tanah bebas tersedia. Sehingga kami bisa menerbitkan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK)," kata Danang menjawab Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Menurut Danang, perencanaan dan persiapan pembebasan lahan sendiri sudah dilakukan. Jadi, begitu PPJT diteken, maka pembebasan lahan bisa dilaksanakan dengan menggunakan kombinasi dana talangan dan pembayaran langsung dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Tol Solo-Yogyakarta dirancang 22,5 kilometer yang sebagian konstruksinya dibuat melayang atau elevated pada Seksi 2. Sementara seksi lainnya dibangun dengan konstruksi biasa (di atas tanah).

Baca juga: Waspada, Erupsi Gunung Merapi Ancam Tol Solo-Yogyakarta

Tidak seperti jalan tol lainnya, untuk Tol Solo-Yogyakarta di wilayah Provinsi DI Yogyakarta ini terdapat pembatasan jumlah rest area.

Hal ini dilakukan agar fokus pengembangan kawasan ada pada area-area exit toll dengan mempertimbangkan sspek kepadatan penduduk, kemudahan pengadaan lahan dan aspek pengembangan kawasan ke depan di area-area dimaksud.

"Sesuai dengan arahan Gubernur DIY, agar dampak pengurangan lahan di koridor tol bisa ditekan dan kemanfaatan akses tol untuk masyarakat (termasuk yang bukan pengguna jalan tol) bisa lebih ditingkatkan," tutur Danang.

Adapun terkait nilai investasi dan tarif tol, Danang mengatakan, akan sangat bergantung pada hasil negosiasi akhir setelah evaluasi dokumen penawaran tuntas.

Jalan tol yang menghubungkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu ditargetkan selesai dibangun paling lambat tahun 2022.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau