Dorong Pemulihan Ekonomi, SMF "Refinancing" BTN Rp 850 Miliar

Kompas.com - 15/07/2020, 16:11 WIB
Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo memberikan penjelasan saluran dana refinancing Rp 850 miliar kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, didampingi Direktur Utama BTN Pahala Mansury, Rabu (14/7/2020). SMFDirektur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo memberikan penjelasan saluran dana refinancing Rp 850 miliar kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, didampingi Direktur Utama BTN Pahala Mansury, Rabu (14/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengalirkan pinjaman refinancing untuk Kredit Pemilikan Rumah ( KPR) sebesar Rp 850 miliar kepada PT Bank BTN (Persero) Tbk atau BTN.

Pinjaman tersebut merupakan bagian dari kolaborasi SMF dan BTN dalam mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan.

Seluruh dana yang disalurkan SMF kepada BTN akan digunakan untuk refinancing KPR Program Pemerintah.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakanm refinancing tersebut merupakan bentuk  dukungan SMF dalam mendorong peningkatan likuiditas bank penyalur KPR, khususnya Bank BTN agar dapat terus terjaga.

Ananta berharap refinancing ini dapat memicu para penyalur KPR untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang tengah terkena dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: SMF Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Tepat Waktu

"Juga sekaligus merupakan bagian dari kontribusi SMF dan BTN dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan oleh Pemerintah," ujar Ananta dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (14/7/2020).

Lebih lanjut Ananta mengatakan, refinancing KPR tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu katalis yang dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan.

Hal ini sejalan dan beriringan dengan Program Pemrintah dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional.

Hingga kini, total pinjaman yang disalurkan oleh SMF kepada BTN baik dalam bentuk refinancing dan FLPP untuk konvensional dan syariah sepanjang tahun 2020 ini sebesar Rp 4,850 triliun.

Rinciannya, Rp 3,850 triliun sebagai refinancing KPR dan Rp 999,5 Mmliar untuk program KPR FLPP dengan nilai outstanding masing-masing per 14 Juli 2020 adalah sebesar Rp 19,164 triliun dan Rp 3,222 triliun.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menambahkan, kerja sama ini dapat menjadi stimulus tambahan dari yang sudah Bank BTN lakukan untuk mendukung PEN melalui sektor properti agar lebih dari 170 industri turutannya ikut bergerak dalam masa pandemi Covid-19.

"BTN ingin bersama SMF ke depan dapat melakukan kerja sama lagi yang lebih baik dan bermanfaat untuk mendukung pemerintah dalam membantu masyarakat memiliki rumah," jelas Pahala.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X