Bisa Dicontoh, Cara Eric Bangun Start-up Desain

Kompas.com - 09/06/2020, 15:01 WIB
Portfolio desain milik InteriorHAHA. Dok. Istimewa/Eric Rahardjo HoPortfolio desain milik InteriorHAHA.

Meski masih fokus pada konsultansi, Eric berharap perusahaannya tumbuh besar dengan struktur organisasi dan finansial yang baik.

Eric yakin, jasa yang ditawarkan InteriorHAHA diminati banyak orang, terutama kalangan muda yang melek teknologi dan beragam gawai pintar.

Hal ini, karena konsep yang ditawarkan adalah desain dengan sokongan teknologi digital dan engineering yang terintegrasi.

"Konsep yang kami berusaha tanamkan di InteriorHAHa adalah integrasi teknologi dan engineering ke dalam desain interior," ucap Eric kepada Kompas. com, Senin (8/6/2020).

Modal Rp 0 

Satu hal menarik dari perjuangan Eric selama lebih kurang tiga tahun menjalani usahanya adalah modal Rp 0.

Kok bisa?

"Perusahaan rintisan atau start up sejatinya tidak membutuhkan modal sama sekali. Untuk membangun InteriorHAHA, hanya kemampuan menguasai teknologi dan dan alin relasi," kata dia.

Baca juga: Simak, Peluang Arsitek pada Masa Kenormalan Baru

Eric mengatakan, InteriorHAHA ini merupakan perusahaan jasa sehingga tidak membutuhkan modal apapun untuk pengembangannya.

Namun, dia menekankan, dari segi peralatan untuk membuat desain sebagai penunjang kerja, dibutuhkan peralatan dengan biaya tak sampai Rp 30 juta.

Sebagai langkah awal usaha, peralatan ini bisa diperoleh melalui skema kerja sama, sewa, atau pinjam dengan pembagian keuntungan dan omzet proporsional.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X