Sementara untuk pekerjaan ruang terbuka publik seperti tribun stadion Kobalima, Kabupaten Malaka, belum bisa dimulai.
"Mudah-mudahan Bulan Juni ini sudah bisa dikebut pengerjaanya," cetus dia.
Tiga tahap
Dony mengatakan, pembangunan fasilitas pendukung di tiga PLBN itu berlangsung tiga tahap.
Tahap pertama, pekerjaan berada di zona inti dan zona pendukung Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI, dengan anggaran sebesar Rp 128,4 miliar.
Pekerjaannya dimulai pada tahun 2015 lalu dan telah tuntas pada akhir tahun 2016.
Selanjutnya tahap kedua, yakni pengembangan PLBN terpadu di zona sub inti dan pendukung.
Skup pekerjaannya ada di zona sub inti, zona inti, zona pendukung, dan zona penunjang.
Pada tahap kedua itu, menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2016/2017, 2017/2018, dan 2018/2019.
Pekerjaan tahap tiga berada di zona sub inti, zona pendukung, zona inti PLBN Motamasin dan tribun Stadion Kobalima Malaka.
Selain di PLBN Motamasin, pembangunan juga dilakukan di dua PLBN lainnya yakni PLBNT Motaain di Kabupaten Belu dan PLBNT Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Untuk PLBN Motaain, pembangunan di zona sub inti berupa pekerjaan Patung Soekarno, dan pekerjaan jalan Motaain.
Sedangkan untuk PLBN Wini, dilakukan pembangunan di zona sub inti berupa pekerjaan patung Soekarno.
Untuk tahap ketiga ini anggarannya sebesar Rp 91 miliar.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.