Selama Pandemi, Tren Pencarian Rumah Meningkat

Kompas.com - 08/06/2020, 15:13 WIB
Tren pencarian rumah secara daring selama pandemi meningkat. Tren pencarian rumah secara daring selama pandemi meningkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren pencarian hunian selama pandemi ternyata mengalami peningkatan.

Menurut riset yang dilakukan 99 co dan Rumah123, hal ini memperlihatkan minat masyarakat akan properti justru tak terpengaruh pandemi.

Salah satu variabel yang dikaji adalah pencarian rumah secara online menggunakan kata kunci "rumah dijual" sepanjang tahun 2018-2020.

Hasilnya, pada kurun 2018 dan 2019, pencarian dengan kata kunci tersebut menunjukkan kemiripan.

Namun, pencarian dengan kata kunci ini meningkat pada tahun 2020.

Pada awal tahun 2020, tren pencarian rumah dijual menunjukkan kenaikan. Akan tetapi, pencarian rumah menurun pada akhir Bulan Januari atau saat pengumuman kasus positif Covid-19 pertama di Indonesia. 

Baca juga: Tips Touring Membeli Rumah Selama Pandemi

Namun tren ini meningkat drastis pada Bulan Mei. Pencarian daring dengan keyword ini meningkat sebesar 48 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan pada tahun 2019.

Tak hanya itu, riset ini juga mengkaji variabel lainnya yang meliputi aspek demografis, kemampuan finansial, hingga urgensi konsumen atas hunian dengan survei.

Secara demografis, sebanyak 62 persen peserta yang disurvei berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Selain itu, sebanyak 66 persen peserta berusia antara 21-40 tahun.

Sementara, sebanyak 57 persen memiliki pendapatan di bawah Rp 10 juta, dan 25 persen peserta berpendapatan di atas Rp 20 juta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X