Selain peluang dan harga, riset ini juga menyajikan harapan responde. Selama pandemi, masayarakat berharap ada banyak keringanan yamng diberikan.
Laporan tersebut mengungkapkan, sebanyak 56 persen responden yang disurvei berharap adanya penurunan harga properti.
Kemudian sebanyak 51 persen peserta yang disurvei meminta adanya keringanan pembayaran uang muka.
Sedangkan 29 persen responden berharap adanya cashback atau diskon untuk harga properti.
Baca juga: Setelah Pandemi, Begini Prediksi Permintaan Klien Akan Desain Rumah
Catatan lain yang diberikan oleh tim riset 99 dan Rumah123 adalah keengganan responden untuk melakukan survei langsung ke lapangan.
"Sebanyak 65b persen responden survei mengaku enggan untuk menyurvei langsung rumah incaran, meskipun periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah selesai," tulis tim riset dalam laporan tersebut.
Bahkan sebanyak 96 peserta survei mengaku penggunaan fitur teknologi seperti virtual reality sangat membantu dan lebih efektif memberikan gambaran properti kepada calon konsumen.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.