Atidesa, Rumah Pandemi Karya Arsitek Indonesia Terbaik di Asia

Kompas.com - 28/05/2020, 18:14 WIB
Site Overview Desain Atidesa karya Vinsensius Gilrandy Santoso dan Sri Rahma Apriliyanthi, Indonesia Dok. VInsensius dan SriSite Overview Desain Atidesa karya Vinsensius Gilrandy Santoso dan Sri Rahma Apriliyanthi, Indonesia

Nama Atidesa berasal dari frasa bahasa Indonesia hati desa yang secara harfiah berarti "jantung desa".

Vinsenius menjelaskan, desain rumah bertipe 54 meter persegi ini berada di lahan seluas 300 meter persegi.

Terbagi dalam empat zona yakni zona rumah inti, lumbung makanan, taman biotope atau kebun, serta lahan kosong.

Empat zona ini dibuat berdasarkan kebutuhan dasar manusia untuk berdikari, mandiri, dan saling gotong royong.

Atidesa dirancang untuk mengakomodasi pasangan muda dalam situasi pasca-pandemi saat berinteraksi dengan lingkungan mereka.

Konsep rumah tumbuh disebut dapat digunakan kembali untuk pembangunan ruang isolasi atau ruangan lain sesuai kebutuhan pemilik hunian.

Fitur gudang makanan atau lumbung juga mendukung prinsip-prinsip permakultur dan konsep ekonomi melingkar.

Kehadiran lumbung makanan ini memastikan stabilitas ekonomi pasangan dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari mereka, serta lingkungan secara mandiri.

Selain mengutamakan sikap ''berdikari" untuk bertahan hidup secara mandiri, tim ini juga mempertimbangkan kesehatan mental para keluarga yang menggunakan desain Atidesa.

Baca juga: Stadion Papua Bangkit Masuk Nominasi Stadium of The Year

Untuk memastikan kesejahteraan mental dan fisik pasangan, ada taman di rumah yang juga menyaring air hujan sebelum diproses untuk digunakan di gudang atau dikirim ke drainase.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X