Kompas.com - 27/05/2020, 20:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak coronavirus disease 2019 atau Covid-19 mewabah di Indonesia, Pemerintah mengantisipasinya dengan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah dan meminimalisasi kegiatan di luar rumah.

Pembatasan ini berdampak pada sepinya aktivitas ekonomi yang pada gilirannya memaksa pelaku usaha menghentikan operasional mereka.

Setelah PSBB berlangsung dua bulan, pemerintah berinisiatif untuk kembali memulihkan roda ekonomi Indonesia agar bisa kembali berjalan normal.

Tahapan atau fase pembukaan kegiatan bisnis dan industri pun disusun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19 yang ketat.

Baca juga: New Normal, Keseimbangan, dan Sinyal Kebangkitan Properti

Terdapat lima tahapan timeline kenormalan baru yang dirilis oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian untuk pemulihan ekonomi di Indonesia.

1. Fase pertama, yang dilakukan pada 1 Juni 2020 ialah membuka kembali operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis ( B2B), dengan tetap menerapkan social distancing.

2. Fase kedua yakni pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

3. Fase ketiga, 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

4. Fase keempat, 6 Juli 2020, difokuskan kepada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas seperti restoran hingga tempat ibadah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia-Arab Saudi Sepakat Bandara Kertajati Buka Empat Penerbangan Umrah

Indonesia-Arab Saudi Sepakat Bandara Kertajati Buka Empat Penerbangan Umrah

Berita
Pertama di Indonesia, NavaPark BSD City Raih Sertifikasi Greenship Neighborhood Platinum

Pertama di Indonesia, NavaPark BSD City Raih Sertifikasi Greenship Neighborhood Platinum

Hunian
Tertarik Beli Rumah Pakai BPJS Ketenagakerjaan? Berikut Ketentuannya

Tertarik Beli Rumah Pakai BPJS Ketenagakerjaan? Berikut Ketentuannya

Hunian
Apa Saja Tahapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan? Ini Jawabannya

Apa Saja Tahapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan? Ini Jawabannya

Berita
Dengan Gaji Rp 10 Juta Per Bulan, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli Milenial?

Dengan Gaji Rp 10 Juta Per Bulan, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli Milenial?

Hunian
Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (II)

Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (II)

Perumahan
Bandara JB Soedirman Akan Kembali Layani Penerbangan Komersial, 6 Bupati Komitmen Beli Kursi

Bandara JB Soedirman Akan Kembali Layani Penerbangan Komersial, 6 Bupati Komitmen Beli Kursi

Berita
Terapkan Pertambangan yang Baik, SIG Dapat 3 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Terapkan Pertambangan yang Baik, SIG Dapat 3 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Konstruksi
Pasok Air Baku di Kupang, Bendungan Manikin Ditargetkan Rampung Awal 2024

Pasok Air Baku di Kupang, Bendungan Manikin Ditargetkan Rampung Awal 2024

Konstruksi
Bendungan Raknamo Diresmikan Presiden Jokowi Tahun 2018, Basuki: Optimalkan Pemanfaatannya

Bendungan Raknamo Diresmikan Presiden Jokowi Tahun 2018, Basuki: Optimalkan Pemanfaatannya

Konstruksi
Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (I)

Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (I)

Perumahan
Ini Manfaat 7 Bendungan yang Dibangun Bersamaan di NTT

Ini Manfaat 7 Bendungan yang Dibangun Bersamaan di NTT

Konstruksi
Pemerintah Akui Bangun Tol Serpong-Balaraja Terbilang Lambat

Pemerintah Akui Bangun Tol Serpong-Balaraja Terbilang Lambat

Berita
3 Alasan Memilih Kayu Sebagai Penutup Lantai Rumah Minimalis

3 Alasan Memilih Kayu Sebagai Penutup Lantai Rumah Minimalis

Tips
Sebentar Lagi, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Tak Lagi Gratis

Sebentar Lagi, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Tak Lagi Gratis

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.