Ini Strategi Kementerian PUPR Hadapi Kebencanaan Non-alam

Kompas.com - 20/05/2020, 10:00 WIB
Daerah yang disebut Rublyovo-Arkhangelskoye ini digadang-gadang akan menjadi smart city atau kota pintar yang berkelanjutan. Flying ArchitectureDaerah yang disebut Rublyovo-Arkhangelskoye ini digadang-gadang akan menjadi smart city atau kota pintar yang berkelanjutan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) terus berupaya mendukung penanganan Pandemi Covid-19.

Kementerian di bawah pimpinan Basuki Hadimuljono ini melakukan mitigasi dan manajemen risiko bencana non-alam dengan beberapa kebijakan pengembangan infrastruktur.

Pada pengembangan pertama, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) menjaga perekonomian tetap berjalan, melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kedua, BPIW akan tetap menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat terdampak melalui Program Padat Karya Tunai (PKT).

Program PKT ini ditujukan khusus bagi lokasi dengan kriteria tingkat kerentanan wilayah (terdampak cepat), tingkat kerentanan sosial ekonomi, kerentanan kualitas lingkungan hunian, keamanan stok pangan dan jalur logistik potensial.

Baca juga: Program Padat Karya Dipercepat, Warga Dilibatkan dalam Pembangunan

Lokasi yang sesuai kriteria ini misalnya Bogor, Sukabumi, Cilacap, Kota Semarang, Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

Kemudian kebijakan untuk menggenjot perekonomian pasca berakhirnya Pandemi Covid-19, akan dibangun infrastruktur penunjang pariwisata.

Pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Bitung-Likupang.

Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan dalam masa pemulihan perekonomian dengan mendatangkan devisa dan membuka lapangan kerja.

Penataan kawasan kumuh

Penataan kawasan kumuh perkotaan juga diperhatikan sebagai konsep penataan kawasan perkotaan yang tangguh bencana non-alam/pandemi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X